Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 8 Desember 2017 | 06:23 WIB
  • Beda Barbershop Indonesia dengan Singapura

  • Oleh
    • Beno Junianto,
    • Linda Hasibuan
Beda Barbershop Indonesia dengan Singapura
Photo :
  • Rintan Puspitasari/VIVA
Barbershop Gaya Vintage di Jakarta

VIVA – Kehadiran barbershop sebagai tempat mendandani rambut pria memang sangat dibutuhkan. Dan, tentunya setiap barbershop  di berbagai negara memiliki keunikannya masing-masing.

Sebut saja Indonesia yang memiliki ke khas an yakni memijat leher dan kepala setelah melakukan pencukuran.  Lalu, tidak adanya pencucian sebelum atau sesudah mencukur.

Pria di Indonesia lebih menyukai apa adanya. Terpenting baginya adalah rambut rapih dan pendek.

“Kalau barbershop Indonesia seperti diketahui diambil dari kota Garut kan dan mereka sudah diajarkan turun temurun memijat leher dan kepala setelah cukur. Serta tidak ada pencucian rambut dan customernya apa adanya,” ujar Fatsi saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Kamis, 7 November 2017.

Dia menuturkan bahwa Indonesia berbeda dengan Singapura. Barbershop di Singapura lebih memiliki teknik dan konsep berbeda.

Barbershop Singapura kerap kali menerapkan pewarnaan rambut pada customer-nya. Bak gayung bersambut, para pria di Singapura pun menganggap mewarnai rambut di barbershop adalah hal biasa.

“Tipe lelaki Singapore itu lebih doyan tampil dan Barbershop  di sana memiliki teknik dan konsep berbeda. Jadi mereka menyediakan pewarnaan rambut bagi para customernya biar terlihat keren,” ujar dia.