Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 29 November 2017 | 18:36 WIB
  • 16 Peserta Lolos Final Kompetisi Arsitek Muda Sinar Mas Land

  • Oleh
    • Jujuk Ernawati,
    • Ayu Utami Paramitha
16 Peserta Lolos Final Kompetisi Arsitek Muda Sinar Mas Land
Photo :
  • VIVA.co.id/Ayu Utami Paramitha
Elena Trisnawati, salah satu juri di inar Mas Land Young Architect Competition

VIVA – Sayembara gagasan desain arsitektur Sinar Mas Land Young Architect Competition (SML YAC) 2017 memasuki putaran final. Sinar Mas Land Young Architect Competition adalah sebuah kesempatan kepada mahasiswa arsitektur semester akhir maupun lulusan baru sarjana arsitektur, yang berusia maksimal 26 tahun.

Kompetisi ini untuk memberikan masukan dan berpartisipasi dalam merencanakan konsep desain yang sejalan dengan visi dan misi Sinar Mas Land sebagai leading property. Pada putaran final kali ini,  para peserta yang sudah lolos tahapan seleksi maju menuju putaran final.

Ketua Bidang Sayembara Ikatan Arsitektur Indonesia (IAI) Jakarta, Rachmad Widodo, mengatakan bahwa seluruh peserta yang sudah masuk tahap ini adalah peserta yang masuk ke dalam kriteria kompeten.

"Total peserta yang mendaftar ada 400 lebih, namun kami seleksi administrasi dan masuk menjadi 125 peserta. Kemudian diseleksi kembali lewat konsep yang ditawarkan menjadi 16 finalis saat ini, terdiri lima peserta untuk bidang commercial, lima bidang resindential dan enam digital working space," ucapnya saat ditemui VIVA dalam grand final Sinar Mas Land Young Architect Competition 2017 di ICE BSD, Rabu, 29 November 2017.

Dia menjelaskan bahwa karya peserta yang melaju ke putaran akhir adalah karya-karya yang memiliki poin tinggi dalam kreativitas, originalitas, dan lainnya. Karya itu sudah melalui penilaian oleh para juri terbaik di bidangnya.

Salah satu juri dari kategori residential, Elena Trisnawati mengatakan, peserta tahun ini sangat menarik, interaktif dan inovatif. Menurutnya, banyak peserta yang mencetuskan ide-ide dan warna baru dalam dunia desain arsitektur.

"Kami sangat gembira, mereka sangat antusias dan sangat bersemangat. Memang salah satu tujuan diadakan sayembara ini adalah untuk menggali potensi, dan melihat keahlian para arsitektur muda atau para fresh graduate, seperti halnya anak-anak zaman now yang super bersemangat, benar-benar menyenangkan," tuturnya.

Dia bercerita mengenai salah satu peserta dalam kategori residential yang mencuri perhatiannya, di mana peserta tersebut memberikan tema yang berbeda dibandingkan dengan lainnya. Itu karena dia memosisikan taman di lantai atas, bukan seperti umumnya di lantai bawah.

Sementara untuk kategori commercial, menurut salah satu juri kategori tersebut, Rafael Pasaribu, salah satu yang menjadi kategori penilaian adalah originalitas, bagaimana mereka dapat mengupas dengan tajam ide-ide bisnis yang ada pada tatanan bisnis.

"Saya rasa beberapa peserta mampu menawarkan ide-ide yang out of the box, akan tetapi pada eksekusinya perlu pemikiran yang lebih jauh karena nilai performer-nya memberikan napas baru dan sudah ada dua sampai tiga peserta yang memikirkan hal ini. Karena mereka datang bukan hanya untuk menjual namun juga menawarkan kebiasaan perilaku millennial," ucapnya

Dia menambahkan, beberapa peserta juga memberikan sesuatu yang berbeda. Menurutnya, tidak masalah jika tidak sesuai dengan acuan yang diberikan, justru menjadi nilai lebih, di mana para peserta dapat lebih mengeksplorasi ide-ide, kreativitas, dan originalitas karya mereka.

"Beberapa hal yang perlu dipikirkan oleh peserta adalah apa yang akan dicari 10 tahun ke depannya, misalnya komersial akan semakin berbeda. Dan konvensionalnya sudah pasti akan berbeda karenanya harus lebih menangkap fenomena baru yang distrukturkan dan direalisasikan ke dalam konsep," ujarnya.

Dia mengaku sangat terkejut dengan beberapa ide yang out of the box dari para peserta dengan waktu terbatas. Karena beberapa dari mereka, ada yang sudah bekerja atau menyusun tugas akhir.

Sedangkan juri dari kategori digital working space, Her Pramtama yang menjadi kriteria terbaik adalah nilai original, inovasi dan yang memiliki nilai untuk Sinar Mas. Dia pun sangat mengapresiasi sayembara ini lantaran membuka peluang bagi para arsitek muda untuk menyuarakan ide, dan kreativitas dalam bentuk karya.

Sementara pengumuman pemenang tiap kategori akan dilakukan besok, Kamis, 30 November 2017.