Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 13 Juli 2017 | 12:45 WIB
  • Anggur Berusia Lebih 200 Tahun Ditemukan di Museum

  • Oleh
    • Daurina Lestari,
    • Bimo Aria
Anggur Berusia Lebih 200 Tahun Ditemukan di Museum
Photo :
Tempat penyimpanan anggur di Liberty Hall Museum

VIVA.co.id – Tiga buah wine berusia lebih dari 200 tahun baru saja ditemukan. Anggur dalam botol yang berusia sama dengan Amerika Serikat itu ditemukan selama proyek restorasi di Museum Hall Liberty di Union, New Jersey.

Wine Madeira bertanggal produksi 1796 dan 42 kendi demijohn besar tahun 1820-an juga ditemukan, dalam proyek penggalian itu.

"Kami benar-benar terpesona saat membuka ruang bawah tanah, ruangan itu hilang oleh waktu dan hanya satu-satunya di rumah ini," kata Direktur Museum, Bill Schroh, seperti dilansir The Independent, Kamis 13 Juli 2017.

Rumah dari dua mantan gubernur New Jersey awalnya dibangun pada 1760. Gubernur terpilih pertama New Jersey, William Livingston membangun perkebunan tersebut sebagai rumah kenegaraan sebelum dia menandatangani Konstitusi Amerika.

Schroh mengatakan bahwa nilai material anggur itu tidak dapat dipublikasikan. Namun, untuk perbandingan, satu botol Barbeito Terrantez Madeira dari tahun 1795 dijual secara online seharga US$4.650 atau sekira Rp60 juta.

Pertama kali diproduksi di kepulauan Portugis di Madeira, anggur ini populer pada 1800-an dan merupakan salah satu yang terbaik, bahkan setelah berabad-abad kemudian, menurut Schroh.

Madeira juga merupakan anggur pilihan untuk George Washington dan Thomas Jefferson. Botol berusia 221 tahun itu dikirim ke rumah Elizabethtown tak lama setelah Revolusi Amerika.

Penemuan unik ini kini telah dipamerkan di Liberty House Museum. Pihak museum berencana untuk melakukan sejumlah penggalian lagi.

"Di sebuah rumah yang telah didiami selama lebih dari 240 tahun, Anda tidak akan pernah tahu apa yang tersembunyi," ucap Schroh.