Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 3 November 2017 | 17:42 WIB
  • Kocak, PM Kanada Jadi Clark Kent dan Pakaikan Gaun Putranya

  • Oleh
    • Jujuk Ernawati,
    • Linda Hasibuan
Kocak, PM Kanada Jadi Clark Kent dan Pakaikan Gaun Putranya
Photo :
  • Reuters/Chris Wattie
PM Kanada Justin Trudeau

VIVA –Sejumlah selebriti dan warga dunia, termasuk Indonesia, merayakan Holloween 2017 pada akhir Oktober lalu, dengan mengenakan kostum unik, seram, atau berpenampilan menjadi orang lain.

Salah satu yang ikut merayakan Halloween dan menjadi sorotan adalah Perdana Menteri (PM) Kanada, Justin Trudeau.

Pria tampan yang kerap mengenakan kaus kaki Star Wars ini tampak bersama dengan keluarganya, termasuk ketiga anaknya, Xavier, Ella-Grace dan Hadrien di Ottawa, Ontario, Kanada, dalam kostum Halloween. Namun, penampilannya dan kedua putranya paling tak biasa.

Dikutip dari Huffington Post, Jumat 3 November 2017, sebuah video singkat menunjukkan dia mengenakan kemeja putih dan setelan jas biru serta dasi warna merah. Trudeau juga memakai kacamata dan penampilannya mengingatkan kita pada sosok Clark Kent, tokoh pria super yang memerankan Superman.

Awalnya, dia tampak menuruni tangga hingga sampai di bawah, Trudeau berhenti dan membuka kemeja bagian atas, sehingga terlihat kostum Superman yang dikenakannya. Setelah itu, dia pun pergi meninggalkan ruangan.

“Saya jurnalis tahun ini, kalian harus menerimanya,” kata Trudeau, saat berbicara kepada wartawan.

Namun, tak hanya dia, karena keluarganya juga mengenakan kostum Halloween. Kendati demikian, yang paling mencuri perhatian adalah putra sulungnya yang memakai topeng dan tangan serigala. Sedangkan putra bungsunya justru tampak lucu.

Dikutip dari Teen Vogue, Hadrien berpenampilan seperti Skye dari acara Nickelodeon, Paw Patrol, salah satu karakter yang mengenakan gaun warna pink. Kostum tersebut sangat menggemaskan dan sepertinya Trudeau tidak mempermasalahkannya.  
 
Kendati demikian, banyak warganet yang justu tak menyadari bahwa anak bergaun pink itu adalah laki-laki. "Saya orang asli Kanada, tapi tidak menyadari itu," ujar salah satu warganet.