Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 6 November 2017 | 13:41 WIB
  • Rooffee, Minuman Kopi Khusus untuk Anjing

  • Oleh
    • Tasya Paramitha,
    • Putri Firdaus
Rooffee, Minuman Kopi Khusus untuk Anjing
Photo :
  • Rooffee
Diciptakan Rooffee, minuman kopi khusus bagi anjing.

VIVA – Setelah minuman seperti wine bebas alkohol untuk kucing sukses di pasaran, kini kembali hadir minuman unik bagi hewan peliharaan. Kali ini giliran kopi khusus untuk anjing peliharaan yang bebas kafein. Ya, kini Anda bisa ngopi bersama hewan kesayangan Anda.

Seorang wanita bernama Agota Jakutyte secara tidak sengaja menciptakan kopi untuk anjing. Minuman ini diberi nama Rooffee, gabungan kata Roots dan coffee.

Dilansir dari laman Huffington Post, Senin, 6 November 2017, Rooffee masih belum dijual di pasaran. Jakutyte baru memulai untuk menggalang dana di Kickstarter untuk memproduksi minuman ini.

Rooffee mengandung berbagai macam tumbuhan herbal seperti dandelion, hawthorn, chicory, carrot burdock dan fulvic acid. Tumbuhan ini tidak jauh beda dengan yang didapat Jakutyte dari seorang herbalist untuk keperluan kesehatannya.

Bagaimana ide ini muncul? Diakui Jakutyte, suatu pagi ia tengah menikmati kopinya yaitu Rooffee dengan minyak Medium-chain triglyceride (MCT) dan coconut butter. Saat ia lengah, sang anjing peliharaannya, Crete, juga ikut menikmati kopi tersebut. Di situlah ide Rooffee muncul.

Setelah ia melakukan beberapa penelitian, Jakutyte mengatakan, bahwa minuman herbal ini baik untuk manusia dan anjing.

Mengenai hal tersebut, dokter hewan Katy Nelson mengatakan, bahwa si pemilik anjing harus berkonsultasi dulu dengan dokter hewan sebelum memberikan suplemen tambahan pada hewan peliharaan, apalagi suplemen yang belum didasari penelitian ilmiah.

"Dokter hewan bisa tahu kebutuhan peliharaanmu, kondisi kesehatannya dan memberikan rekomendasi terkait kondisi tersebut," ujarnya menambahkan.

Nelson juga menekankan untuk tidak memberikan kopi pada hewan peliharaan. "Kopi mengandung kafein yang bisa menjadi racun bagi hewan yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan, kelainan irama jantung, tremor hingga kematian," kata dia. (mus)