Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 7 April 2017 | 11:27 WIB
  • Pemakaian Antibiotik Jangka Panjang Picu Pertumbuhan Kanker

  • Oleh
    • Maya Sofia,
    • Diza Liane Sahputri
Pemakaian Antibiotik Jangka Panjang Picu Pertumbuhan Kanker
Photo :
  • pixabay/tlspamg
Ilustrasi obat.

VIVA.co.id – Sebuah studi terbaru menemukan, pemakaian antibiotik jangka panjang dapat memicu pertumbuhan usus di kemudian hari. Kondisi tersebut memungkinkan terjadinya risiko seseorang mengalami kanker usus besar.

Dilansir dari laman Medical Daily, studi yang dipublikasikan dalam Gut, menemukan bahwa konsumsi antibiotik selama dua bulan atau lebih di usia 20 hingga 39 tahun, berisiko mengalami polip pada usus besar dibandingkan mereka yang tidak konsumsi antibiotik dalam jangka panjang. Tim peneliti berpendapat, kondisi tersebut terjadi karena antibiotik bisa mengubah keseimbangan bakteri di dalam usus.

"Penemuan ini, jika dikonfirmasi dengan studi yang berkaitan, menemukan bahwa penggunaan antibiotik harus dibatasi karena memungkinkan memicu formasi tumor di tubuh," kata peneliti.

Polip pada usus besar sangat umum terjadi dan memang hanya sebagian kecilnya yang berkembang menjadi sesuatu yang berbahaya. Meski polip tidak menimbulkan gejala, namun, para dokter akan memangkasnya agar terhindar dari risiko kanker usus besar.

Pemakaian antibiotik sendiri, masih sangat penting dalam banyak kasus dan penyakit. Sebab, jika tidak mengonsumsinya, dapat memicu infeksi seperti cedera berat atau bahkan kematian.

Namun, penyebab kanker usus besar juga bukan hanya disebabkan oleh antibiotik. Banyak faktor yang bisa menyebabkannya seperti gaya hidup buruk yang mencakup merokok serta pola makan rendah serat.

Untuk itu, tim peneliti berencana menganalisis lebih jauh proses secara rinci dari interaksi mikrobioma di usus dengan antibiotik. Para peneliti akan melihat secara detail kaitan antara antibiotik dengan meningkatnya risiko masalah kesehatan dalam jangka panjang. (hd)