Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 13 Juli 2017 | 14:03 WIB
  • Debu Rumah Bisa Picu Kegemukan

  • Oleh
    • Anisa Widiarini,
    • Adinda Permatasari
Debu Rumah Bisa Picu Kegemukan
Photo :
  • Pixabay/Pexels
Pembersih Debu

VIVA.co.id – Anda mungkin tidak pernah menyadari bahwa sedikit saja, debu yang ada di rumah ternyata memiliki kandungan polutan lingkungan yang bisa memicu pertumbuhan sel lemak.

Dilansir laman The Independent, sejumlah peneliti dari American Chemical Society menemukan bahwa kandungan yang disebut dengan zat kimia perusak endokrin, atau endocrine-disrupting chemicals (EDCs), yang ditemukan pada debu rumah bisa memicu sel-sel lemak untuk mengakumulasi lebih banyak lagi lemak.

Dalam penelitian tersebut, sel-sel lemak mengakumulasi tipe lemak tambahan yang disebut trigliserida. Temuan ini didapat setelah memasukkan debu rumah ke cawan petri laboratorium.

EDCs adalah zat kimia sintetis atau senyawa yang muncul secara alamiah yang bisa menirukan hormon tubuh. Bukti dari penelitian hewan juga menunjukkan bahwa paparan EDCs dari usia dini bisa menyebabkan kegemukan di usia dewasa.

EDCs umumnya ditemukan di barang-barang kebutuhan sehari-hari dan pada akhirnya menjadi debu di dalam rumah. Debu rumah ini kemudian terhirup, tertelan, dan terserap ke kulit.

Menurut Agensi Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat, diperkirakan 50 miligram debu rumah yang terakumulasi dikonsumsi oleh anak-anak setiap hari.

Para mengumpulkan sampel debu dalam rumah dari 11 rumah di North Carolina, Amerika Serikat. Kemudian mereka mengekstraksi tujuh dari 11 sampel yang memicu sel lemak tumbuh menjadi sel lemak matang dan kemudian mengakumulasi menjadi trigliserida. Hanya ada satu sampel yang tidak memiliki efek.

Dalam sembilan dari sampel yang ada, debu rumah memicu sel untuk membelah dan hal ini menciptakan sel lemak pendahulu. Sel-sel lemak yang digunakan dalam penelitian adalah model sel tikus yang sering digunakan untuk menguji senyawa untuk efek potensial akumulasi lemak trigliserida.

Di dalam penelitian, jumlah debu rumah sebanyak tiga miligram saja menunjukkan dampaknya pada sel lemak, jauh lebih rendah dari jumlah debu yang terhirup oleh anak-anak setiap hari.

Para peneliti juga mengatakan bahwa paparan zat kimi melalui debu rumah bisa mengganggu kesehatan metabolik, khususnya pada anak-anak.

Satu dari 44 debu rumah penyebab kontaminasi yang diuji, kandungan yang umumnya ditemukan pada plastik diketahui memiliki efek pembuat lemak terkuat.