Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 14 Juli 2017 | 06:24 WIB
  • Gemar Warnai dan Luruskan Rambut Picu Kanker Payudara

  • Oleh
    • Anisa Widiarini,
    • Adinda Permatasari
Gemar Warnai dan Luruskan Rambut Picu Kanker Payudara
Photo :
  • Pixabay/Matlachu
Rambut berwarna

VIVA.co.id – Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan, wanita berkulit hitam dan putih yang rutin meluruskan rambut dengan bahan-bahan kimia atau mewarnainya dengan cat rambut coklat tua atau hitam, risikonya terkena kanker payudara akan meningkat.

"Saya prihatin mengenai cat rambut berwarna gelap dan pelurus rambut. Kita harus benar-benar berpikir tentang penggunaan bahan ini yang cukup dan mencoba untuk lebih natural," kata ahli epidemiologi Tamarra James-Todd setelah mengulas laporan di Carcinogenesis.

Profesor di Harvard T.H. Chan School of Public Health di Boston, Amerika Serikat, ini juga mengingatkan bahwa segala sesuatu yang ada di pasaran tidak selalu aman buat kita.

Penelitian yang melibatkan 4.285 wanita berkulit hitam dan putih di Amerika Serikat ini, merupakan yang pertama yang dilakukan untuk menemukan apakah ada peningkatan signifikan kanker payudara di antara wanita ras Afrika-Amerika yang menggunakan pewarna rambut hitam dan wanita kulit putih yang menggunakan pelurus rambut kimia.

Penelitian ini menemukan, wanita kulit hitam yang dilaporkan menggunakan pewarna rambut hitam memiliki peningkatan risiko 51 persen terkena kanker payudara, dibandingkan wanita kulit hitam yang tidak. Sedangkan wanita kulit putih yang dilaporkan menggunakan pelurus rambut kimia mengalami peningkatan risiko kanker payudara 74 persen.

Dilansir Reuters, risiko kanker payudara menjadi lebih tinggi ketika wanita kulit putih sering mewarnai hitam rambutnya dan juga menggunakan pelurus rambut kimia.

Penelitian ini mengikutsertakan wanita dewasa dari New York dan New Jersey, yang disurvei dari tahun 2002 hingga 2008. Partisipan merupakan wanita yang pernah didiagnosa kanker payudara, juga wanita dengan usia dan ras sama tanpa riwayat kanker. (ren)