Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 10 Agustus 2017 | 07:26 WIB
  • Tips Kesehatan bagi Wanita untuk Kurangi Risiko Kanker

  • Oleh
    • Daurina Lestari,
    • Raudhatul Zannah
Tips Kesehatan bagi Wanita untuk Kurangi Risiko Kanker
Photo :
  • http://www.indotopinfo.com/
Wanita berolahraga.

VIVA.co.id – Gaya hidup sehat perlu dilakukan melalui latihan atau olahraga rutin, dan mengelola stres dengan relaksasi. Bagi kaum wanita, khususnya, sangat dianjurkan untuk melakukan olahraga dan mengecek kesehatan tubuh.

Guru Besar Tetap dalam Bidang Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, Profesor Yati Afiyanti, mengungkapkan hal tersebut dapat memperkecil risiko terkena kanker atau penyakit lainnya. Ia mengatakan, gaya hidup sehat merupakan kunci mencapai tujuan hidup, yaitu mengurangi 25 persen kematian akibat penyakit tidak menular.

“Pola atau gaya hidup sehat perlu dilakukan oleh setiap wanita untuk meminimalkan risiko mendapat penyakit tidak menular atau penyakit degeneratif lainnya,” katanya di Jakarta, Rabu 9 Agustus 2017.

Berikut sejumlah tips kesehatan berdasarkan penelitiannya, "Peran Perawat sebagai Konselor bagi Perempuan Pasca Terapi Kanker". 

1. Melatih kekuatan otot panggul

Melatih otot-otot panggul atau seringkali disebut latihan kegel adalah salah satu aktivitas yang perlu dilakukan wanita untuk memelihara kekuatan otot-otot tersebut. Latihan ini penting dilakukan secara rutin setiap hari, terutama bagi wanita yang sudah melahirkan anak.

Tujuannya, menguatkan tonus dan otot panggul, yaitu otot-otot yang terdapat pada sepanjang belakang hingga depan tulang kemaluan, dan otot-otot yang mengelilingi vagina, uretra, dan rektum, sehingga dapat tetap menyanggah dengan kuat organ-organ reproduksi wanita.

2. Periksa kesehatan

Konsep perawatan mandiri menjadi kunci utama yang perlu diaplikasikan oleh setiap individu. Ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya seperti melakukan latihan atau olahraga yang teratur, mengontrol diet, memonitor status fisiologis, psikologis, dan melakukan periksa diagnostik personal.

3. Periksa payudara

Kegiatan ini untuk menemukan massa atau benjolan pada payudara. Ditemukannya benjolan belum tentu kanker, tapi jika ditemukan massa yang tidak wajar, maka wanita sebaiknya segera memeriksakan diri. Kegiatan ini dianjurkan rutin dilakukan setiap bulannya.

4. Periksa vulva

Kegiatan ini bertujuan untuk menemukan lebih awal perubahan atau ada tidaknya abnormalitas atau ketidaknormalan pada vulva, seperti penampilan fisik pada daerah vulva, adanya massa atau rasa nyeri, atau ada tidaknya luka di daerah tersebut yang dapat dilihat atau dirasakan sendiri.

5. Periksa pap smear atau IVA

Melakukan periksa kondisi pap smear atau serviks secara teratur perlu dilakukan wanita untuk mendeteksi dini kanker leher rahim. Ini bertujuan mendeteksi secara dini ada tidaknya infeksi HPV dan displasia sel. (ren)