Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 14 Agustus 2017 | 04:14 WIB
  • Salah Memotong Sayur Ternyata Bisa Mengundang Bakteri

  • Oleh
    • Ezra Natalyn,
    • Putri Firdaus
Salah Memotong Sayur Ternyata Bisa Mengundang Bakteri
Photo :
  • boldsky.com
Ilustrasi sayuran hijau.

VIVA.co.id – Memotong sayur terlihat mudah. Siapa pun dapat melakukannya. Namun tidak semua orang ternyata paham cara memotong sayur dengan benar. Barangkali setelah membaca artikel ini Anda akan menyadarinya kekeliruan selama ini.

Padahal kesalahan dalam memotong sayur diklaim dapat mengurangi nutrisi sayuran bahkan meningkatkan risiko tumbuhnya bakteri.

Apa saja kesalahan yang kerap dilakukan saat memotong sayur? Berikut di antaranya yang dilansir laman Mashed.

Terburu-buru mencuci sayur

Mencuci sayur dan menyimpannya di lemari pendingin barangkali jadi hal pertama kali yang langsung dilakukan setelah membelinya dari pasar atau pedagang sayur. Namun ternyata cara tersebut keliru karena kebiasaan ini justru akan meningkatkan risiko bakteri berkembang lebih cepat dan membuat sayur menjadi cepat busuk. Sebaiknya cuci sayuran saat hendak dimasak saja. 

Terlalu cepat memotong sayur

Sama seperti dengan mencuci sayur, memotong sayur di awal lalu menyimpannya ke lemari pendingin akan menurunkan kualitas sayuran. Hal ini terjadi karena serat dalam sayur mengalami kontak dengan udara.

Tidak mencuci dengan benar

Untuk sayuran berwarna, sebetulnya tidak dicuci di bawah air mengalir melainkan merendamnya di dalam wadah berisi air dingin. Untuk sayuran yang keras seperti wortel dan sayuran lain yang berakar sebaiknya disikat terlebih dahulu menggunakan sikat khusus.

Alat masak yang salah

Sebaiknya pisahkan talenan yang digunakan untuk memotong buah dan sayuran. Ini perlu dilakukan untuk menghindari kontaminasi silang dari bahan makanan lain seperti ikan, daging sapi atau ayam.

Sebaiknya pilih talenan berbahan kayu keras, tahan banting dan anti gores untuk meminimalisir bakteri yang mengendap dalam bekas sayatan di talenan.

Pisau tidak tajam

Poin ini cenderung untuk hal keselamatan. Jika tumpul, kemungkinan pisau akan tergelincir dan mengenai tangan Anda. Tak hanya itu, dengan pisau yang tajam akan lebih mudah mendapatkan hasil potongan yang pas. Hal ini berlaku untuk memotong semua jenis bahan makanan.