Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 14 September 2017 | 16:16 WIB
  • Tak Menyusui Usai Melahirkan, Risiko Terkena Kanker Payudara

  • Oleh
    • Anisa Widiarini,
    • Ayu Utami Paramitha
Tak Menyusui Usai Melahirkan, Risiko Terkena Kanker Payudara
Photo :
  • REUTERS/Christinne Muschi
Ilustrasi ibu-ibu menyusui.

VIVA.co.id – Setelah melahirkan seorang ibu di hadapkan oleh dua pilihan yaitu, menyusui dan tidak menyusui. Ada banyak sebab dan kontroversi di balik tidak menyusuinya seorang ibu, salah satunya adalah berubahnya bentuk payudara ibu.

Di luar permasalahan soal penampilan, ternyata menyusui mempunyai banyak manfaat baik tak hanya untuk si bayi, namun juga untuk sang ibu. Salah satunya adalah menurunkan risiko terkena kanker payudara. 

Specialis Oknologi dr. Rolph Grison Gunarsa, SpPD-KHOM mengatakan sebaiknya seorang ibu menyusui setelah melahirkan, karena ibu yang tidak menyusui usai melahirkan sangat rentang terkena kanker payudara.

"Dengan ibu menyusui risiko terjadinya kanker payudara dapat dikurangi," ucap dia saat ditemui di Jakarta, 14 September 2017.

Lebih lanjut ia mengungkapkan meski menyusui baik, namun hal itu tidaklah cukup. Sang ibu tetap harus memeriksakan kondisi secara berkala.

Selain itu, dikatakannya menyusui bukanlah satu-satunya penyebab terjadinya kanker payudara, masih banyak faktor lainnya seperti faktor keturunan, dan pola hidup yang kurang sehat. Karena itu penting untuk selalu menerapkan pola hidup sehat.