Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 6 Oktober 2017 | 18:29 WIB
  • Pasta Gigi Bisa untuk Tes Hamil, Ternyata Hoaks

  • Oleh
    • Anisa Widiarini,
    • Bimo Aria
Pasta Gigi Bisa untuk Tes Hamil, Ternyata Hoaks
Photo :
  • Pixabay/pexels
Pasta gigi

VIVA.co.id – Mahalnya tes kehamilan, memunculkan ide kreatif orang-orang untuk mencari alternatif yang lebih murah untuk memeriksa kandungannya. 

Sebuah video viral yang diunggah di YouTube menunjukkan bahwa pasta gigi dapat digunakan saat tes kehamilan.

Video tersebut menunjukkan seseorang mencampur pasta gigi dengan urine dan menunggu campuran tersebut menjadi berbusa dan berwarna biru. Dia mengklaim bahwa perubahan tersebut menunjukkan tanda positif hamil.

Metode pasta gigi ini juga diklaim menunjukkan hasil yang sama dengan yang ada di apotek. Selain itu, perubahan tekstur dan warna pasta gigi adalah hasil reaksi HCG - hormon yang dihasilkan setelah sel telur yang dibuahi menempel pada rahim. 

Namun, hal itu dibantah oleh Dr Alex Eskander, konsultan Ginekolog di The Gynae Center. Ia menjelaskan bahwa teorinya pasta gigi dan kehamilan tidak masuk akal.

"Tidak ada dasar ilmiah untuk mendeteksi kehamilan dengan mencampur urine dengan pasta gigi. Tes kehamilan modern akan mendeteksi, apakah urine mengandung hormon Chorionic Gonadotropin (HCG) manusia," katanya, seperti dilansir The Independent, Jumat 6 Oktober 2017.

Dia juga menjelaskan bahwa beberapa tes kehamilan juga bersifat sensitif dan bisa menunjukkan hasilnya setelah 12 hari pembuahan. 

"Tapi jika Anda pikir Anda hamil, idealnya sebaiknya Anda hanya menguji 3-5 hari, setelah masa haid dengan CE yang disetujui dan bukan dengan pasta gigi." (asp)