Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 10 Oktober 2017 | 18:23 WIB
  • Sibuk, Jadi Alasan Utama Orang Indonesia Malas Olahraga

  • Oleh
    • Anisa Widiarini,
    • Diza Liane Sahputri
Sibuk, Jadi Alasan Utama Orang Indonesia Malas Olahraga
Photo :
  • Pixabay
Ilustrasi malas

VIVA.co.id – Aktif bergerak sudah menjadi hal yang seharusnya dilakukan untuk mendapatkan hidup yang lebih sehat. Namun, kesibukan aktivitas di Ibu Kota Jakarta, ternyata memicu minimnya gerakan aktif masyarakatnya.

Berdasarkan survei yang dilakukan Herbalife Nutrition, tujuh dari 10 orang Indonesia sangat peduli dalam menjalani pola hidup sehat untuk menjalani proses penuaan yang juga sehat. Sayangnya, eksekusi yang dilakukan tidak sejalan dengan kepedulian tersebut.

"Dari survei, 51 persen para responden Indonesia menyatakan bahwa keterbatasan waktu sebagai penghalang utama untuk berolahraga dan pola hidup sehat. Sedangkan 46 persen responden lain enggan menerapkan gaya hidup karena minimnya motivasi," ujar mantan Asisten Sekretaris Kesehatan, Kementerian Kesehatan dan Pelayanan Masyarakat Amerika Serikat, Dr. John Agwunobi, dalam Asia Pacific Wellness Tour ke-8, di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Selasa 10 Oktober 2017.

Selain itu, masyarakat juga terhambat berolahraga karena pola pikirnya yang beranggapan bahwa biaya yang dikeluarkan tidak murah. Sebanyak 33 persen responden beranggapan akan sulit menerapkan gaya hidup sehat tersebut.

"Persepsinya, menua dengan sehat itu butuh biaya tinggi. Karena kurangnya edukasi, maka persepsi itu menghambat perubahan pola hidup yang lebih sehat," jelasnya.

Oleh karena itu, Agwunobi menegaskan dua hal penting untuk menepis hambatan tersebut yakni, percaya bahwa gaya hidup sehat adalah hal penting yang harusnya bisa dijalani dengan mudah. Kemudian, keyakinan untuk mengatasi hambatan tersebut bisa ditingkatkan.

"Pendekatan proaktif menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk hidup dan menua dengan sehat. Melalui Asia Pacific Wellness Tour, kami dapat memberi edukasi untuk cegah permasalahan terkait penuaan," paparnya. (ase)