Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 13 Oktober 2017 | 15:33 WIB
  • Pentingnya Cek Otak Setelah Berusia 40 Tahun

  • Oleh
    • Daurina Lestari,
    • Adinda Permatasari
Pentingnya Cek Otak Setelah Berusia 40 Tahun
Photo :
  • www.radiologyinfo.org
Pemeriksaan CT Scan otak

VIVA.co.id – Tumor otak merupakan salah satu penyakit silent killer di dunia kesehatan. Gejala yang hampir mirip dengan penyakit lain, menjadi salah satu alasan banyak pasien datang sudah dalam keadaan lanjut.

Dr. Agus C. Anab, SpBS, tim medis dari Comprehensive Brain and Spine Center Indonesia, mengungkapkan, ada 25.000 kejadian tumor otak setiap tahunnya dan kebanyakan adalah silent killer. Diutarakannya, tumor otak ada beberapa jenisnya dan letaknya bisa di tepi atau di bagian terdalam otak.

Karena letaknya yang bisa bermacam-macam inilah, dibutuhkan teknologi yang mutakhir agar operasi bisa aman, efektif, efisien, sesuai target, tidak memakan waktu lama, dan tidak menekan sel otak sehat sehingga mengganggu fungsi organ lainnya.

"Sebagian besar datang sudah tahap lanjut, bukan tahap dini. Itulah pentingnya melakukan deteksi dini, medical check-up tidak sekadar kolesterol dan asam urat, tapi juga MRI," katanya saat acara media briefing di Jakarta, Jumat 13 Oktober 2017.

Cek otak ini terutama harus dilakukan pada mereka yang sudah berusia di atas 40 tahun. Kelompok usia ini harus selalu mengetahui kondisi otaknya bagaimana setiap tahun. Sehingga jika ada sesuatu yang terdeteksi dini, penanganannya bisa lebih mudah dan risiko lebih rendah.