Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 31 Oktober 2017 | 09:55 WIB
  • Selingkuh Bisa Buat Pernikahan Langgeng?

  • Oleh
    • Beno Junianto,
    • Adinda Permatasari
Selingkuh Bisa Buat Pernikahan Langgeng?
Photo :
  • Pixabay/StockSnap
Ilustrasi pasangan.

VIVA – Perselingkuhan merupakan sebuah pengkhianatan yang sangat besar. Anda pasti akanmarah, syok, dan tersakiti saat mengetahui pasangan Anda berselingkuh.

Tapi, apakah perselingkuhan merupakan akhir segalanya? Tampaknya tidak.

Dilansir laman The Independent, meski Anda merasa malu untuk mempertimbangkan tetap bersama seseorang yang telah membohongi Anda, tapi seorang pakar hubungan asmara mengatakan ketidaksetiaan bukan berarti Anda harus mengakhiri hubungan.

Bahkan, dia mengatakan hal itu bisa membuat hubungan Anda semakin kuat sebagai pasangan.

Esther Perel, seorang ahli terapi seks dan hubungan, percaya bahwa perselingkuhan bisa menjadi sesuatu yang menyehatkan karena membuat orang memikirkan hal berharga dalam pernikahan mereka.

"Banyak perselingkuhan merupakan akhir hubungan, tapi beberapa di antaranya kembali rujuk," kata Perel.

Meski dia tidak menyetujui perzinaan, tapi wanita yang merilis buku berjudul 'State of Affairs, Rethingking Infidelity' ini percaya bahwa ketika perselingkuhan terjadi, perceraian tidak seharusnya menjadi satu-satunya pilihan.

Dia berpikir kalau orang harus mampu menentukan pilihan bagi diri mereka yang akan dipilih dan konsekuensinya.

"Untuk mendorong seseorang bercerai dan berpikir kalau perceraian adalah solusi terbaik ketika akan memutus ikatan keluarga. Seluruh kehidupan terjalin dengan pernikahan," katanya.

Ahli terapi ini juga menekankan bahwa perselingkuhan bisa benar-benar membantu meningkatkan hubungan karena bisa membuat pasangan menghadapi masalah mereka.

Terkadang, Perel menambahkan, hubungan yang dihasilkan lebih kuat, lebih jujur, dan mendalam dibandingkan yang pernah ada sebelumnya karena membuat pasangan selangkah maju.

Menurut Perel, riset mengindikasikan sebuah kenaikan 40 persen pada jumlah wanita yang berselingkuh sejak tahun 1990, sementara angka perselingkuhan pria tetap sama.

Awal bulan ini, data tambahan yang dikumpulkan oleh Ashley Madison, sebuah situs kencan perselingkuhan, mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa 99 persen pria mengakui mereka berselingkuh atau berpikir untuk selingkuh.

Sementara di sisi lain, 39 persen wanita mengatakan bahwa mereka pernah berselingkuh dan 35 persen mengakui pernah mempertimbangkan untuk selingkuh. (hd)