Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 31 Oktober 2017 | 11:12 WIB
  • Efek Buruk Makan di Kendaraan

  • Oleh
    • Anisa Widiarini,
    • Adinda Permatasari
Efek Buruk Makan di Kendaraan
Photo :
  • traintosweatt.com
Ilustrasi makan di dalam mobil

VIVA – Untuk menghemat waktu agar tidak terlambat sampai di kantor, banyak orang cenderung membawa sarapan mereka dan menyantapnya saat di perjalanan. Meski praktis, tapi kebiasaan ini bisa berakibat buruk bagi kesehatan.

Berikut ini adalah beberapa hal yang mungkin terjadi pada tubuh Anda jika makan dalam perjalanan seperti dilansir laman Times of India.

Kembung

Ini merupakan masalah terbesar bagi para pekerja yang banyak bergerak. Agar waktu bisa lebih hemat, Anda menyimpan makanan dalam mobil atau membawanya saat dalam tas, lalu memakannya dalam perjalanan. Makanan membutuhkan tubuh yang rileks agar bisa dicerna dengan baik. Tubuh kita didesain untuk menggunakan makanan ini untuk menghasilkan energi, tapi ini tidak akan terjadi jika Anda tidak memberi perut istirahat.

Asam lambung

Pernahkah Anda merasa makanan Anda tidak juga turun padahal Anda makan dua jam yang lalu? Itu adalah cara tubuh memberi tahu bahwa ada yang salah. Kemungkinannya adalah Anda makan saat bergerak, atau di mobil atau bus atau ketika berjalan. Cairan pencernaan akan terus terganggu karena pergerakan ini. Hal ini sekali lagi mengarah pada satu hal: Anda tidak memberi tubuh istirahat.

Gangguan pencernaan

Rasa di mana makanan seperti tertahan dan seberapa banyak pun Anda minum soda, rasa itu tidak juga hilang. Hal ini karena saat Anda bergerak, makanan Anda tidak mendapat waktu yang baik untuk mensekresi cairannya. Dan jika Anda punya kebiasaan makan makanan yang digoreng atau pedas, hal ini akan lebih sering terjadi pada Anda. 

Mual atau sakit perut

Minum susu dengan terburu-buru saat akan berangkat ke kantor atau meminum minuman protein saat kembali dari pusat kebugaran bisa membuat perut Anda sakit atau mual. Ini karea susu cukup berat untuk perut Anda mencernanya. Susu seharusnya dikonsumsi dalam keadaan yang tenang, apapun bentuknya.

Meningkatkan aktivitas kandung kemih

Meminum kopi atu teh saat berjalan ke kantor, kini sudah seperti bagian dari gaya hidup pekerja millenial. Tapi, kebiasaan meminum kopi saat berjalan, bisa meningkatkan aktivitas kandung kemih Anda. Hindari kebiasaan ini untuk menghindari asam lambung juga.