Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 1 November 2017 | 12:01 WIB
  • Bahaya Tisu Toilet untuk Basuh Area Intim

  • Oleh
    • Lutfi Dwi Puji Astuti,
    • Adinda Permatasari
Bahaya Tisu Toilet untuk Basuh Area Intim
Photo :
  • Pixabay/ DizzyRoseblade
Ilustrasi Tisu Toilet

VIVA – Para ahli memperingatkan bahwa menggunakan tisu toliet untuk membersihkan dubur dan area organ intim usai buang air kecil atau besar bisa menyebabkan masalah kesehatan yang mengkhawatirkan.

Negara-negara seperti Jepang, Italia, dan Yunani umumnya menggunakan bidet untuk membersihkan diri, tapi negara-negara seperti Inggris, Amerikan Serikat dan Australia masih bergantung pada tisu toilet untuk bersih-bersih usai menggunakan toilet. Bidet sendiri adalah sebuah bak pencuci semacam wastafel yang dapat digunakan untuk membersihkan kemaluan serta daerah dubur/anus setelah menggunakan kloset/Water Closet.

Tapi sekarang, dilansir The Independent, para dokter memperingatkan bahwa hanya membasuh area kemaluan dengan tisu toilet bisa membuat sisa kotoran menempel. Sedangkan penggunaan yang terlalu banyak bisa menyebabkan masalah kesehatan seperti bagian dubur yang terbelah dan infeksi saluran kencing.

"Saya menemukan ini cukup mengherankan bahwa jutaan orang berjalan ke mana saja dengan bagian dubur yang kotor, tapi berpikir bahwa ini bersih," kata Rose George, penulis buku of The Big Necessity: The Unmentionable World of Human Waste and Why It Matters.

Dia menambahkan bahwa tisu toilet hanya memindahkan kotoran, bukan membersihkannya. Meski terdengar seperti saran yang aneh, tapi George tidak sendiri dalam opininya mengenai tisu toilet. Sejumlah artis juga memiliki pandangan yang sama termasuk Will Smith yang menggunakan tisu basah sebagai suatu yang spesial dan luar biasa.

Saat berbincang dengan Elle Magazine, rapper dan penyanyi Will.i.am ini juga memberikan contoh mengenai penggunaan dan dampak dari tisu toilet.

"Ini buktinya kenapa orang harus menggunakan tisu bayi. Ambil cokelat dan usapkan ke lantai kayu, lalu cobalah untuk mengangkatnya menggunakan handuk kering. Anda hanya mendapatkan serpihannya saja," katanya.

Tapi, kebersihan bukan satu-satunya alasan orang untuk mempertimbangkan alternatif penggunaan tisu toilet. Cara membasuh yang agresif juga bisa menyebabkan rasa sakit dan dubur yang pecah yang bisa memakan waktu 8-12 minggu untuk sembuh. Bahkan bisa juga timbul ambeien.

Dampak berbahaya lainnya adalah kemungkinan terjadinya infeksi saluran kencing. Jika orang membasuh dari belakang ke depan, mereka sama saja mendorong bakteri dari dubur ke bagian area intim.

Karena itu, dengan menggunakan alternatif seperti bidet atau tisu basah, bakteri bisa terbunuh atau terbilas dan mencegah dari infeksi.