Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 2 November 2017 | 10:48 WIB
  • Makan Sendiri Bikin Pria Berisiko Diabetes

  • Oleh
    • Tasya Paramitha,
    • Adinda Permatasari
Makan Sendiri Bikin Pria Berisiko Diabetes
Photo :
  • Pixabay/epicantus
Ilustrasi makan.

VIVA – Sebuah studi baru telah menemukan bahwa para pria yang makan sendiri memiliki 45 persen risiko lebih besar mengalami obesitas.

Selain itu, para peneliti di Dongguk University Ilsan Hospital di Seoul, Korea Selatan, juga menemukan adanya kaitan antara makan sendiri dengan tekanan darah tinggi dan tingginya kolesterol.

Meski hasil penelitian mereka mengungkapkan konsekuensi kesehatan, baik bagi wanita dan pria yang makan sendiri, tapi efeknya jauh lebih banyak terjadi pada pria.

Dilansir dari laman The Independent, Kamis, 2 Oktober 2017, studi ini meneliti 7.725 orang dewasa yang diminta untuk mengungkapkan seberapa sering mereka makan sendirian. Para peneliti menemukan bahwa kebiasaan makan memicu ancaman kesehatan bagi mereka yang makan sendiri lebih dari dua kali sehari.

Para ilmuwan juga menemukan bahwa individu-individu ini kemungkinan besar adalah lajang, tinggal sendirian, dan melewatkan waktu makan.

Para pria yang makan sendirian lebih dari dua kali sekali kemungkinan besar mengalami obesitas abdominal. Biasanya pria-pria ini tidak memiliki istri.

Dipublikasikan di Obesity and Clinical Practice, penelitian ini menunjukkan bahwa pria yang makan sendirian juga 64 persen memiliki peluang besar menderita sindrom metabolik, yang merupakan kombinasi dari diabetes, tekanan darah tinggi, dan obesitas.

Sementara wanita yang terus menerus makan sendiri memiliki peluang 29 persen mengalami sindrom metabolik.

Sindrom metabolik, sebuah kondisi yang berbahaya, dapat membuat Anda berisiko tinggi menderita penyakit jantung koroner dan stroke. Studi ini terinspirasi dari temuan yang menunjukkan bahwa rumah tangga semakin sedikit dan semakin banyak orang tinggal sendiri dibanding yang pernah ada sebelumnya. (one)