Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 4 November 2017 | 18:29 WIB
  • Banyak Penyandang Diabetes Belum Menyadari Bahayanya

  • Oleh
    • Daurina Lestari,
    • Adinda Permatasari
Banyak Penyandang Diabetes Belum Menyadari Bahayanya
Photo :
Ilustrasi penyakit diabetes.

VIVA – Data International Diabetes Federation tahun 2015 menyatakan, jumlah estimasi penyandang diabetes di Indonesia diperkirakan sebesar 10 juta. Selain itu, data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 menyatakan bahwa angka penyandang diabetes di Indonesia sudah mencapai 9,1 juta.

Seperti kondisi di dunia, diabetes kini menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di Indonesia. Data Sample Registration Survey tahun 2014 menunjukkan bahwa diabetes merupakan penyebab kematian terbesar nomor tiga di Indonesia dengan persentase sebesar 6,7 persen, setelah stroke (21,1 persen) dan penyakit jantung koroner (12,9 persen).

Bila tak ditanggulangi dengan tepat, kondisi ini dapat menyebabkan penurunan produktivitas, disabilitias, dan kematian dini. Sayangnya masih banyak penyandang diabetes di Indonesia yang belum menyadari mengenai bahaya diabetes.

Dra. Nuraini Aziza, MM, Apt mengatakan, satu dari dua orang dengan diabetes tidak tahu bahwa dia penyandang diabetes. Oleh karena itu, dibutuhkan edukasi yang merata dan terus menerus kepada masyarakat mengenai ancaman diabetes ini.

Kesadaran akan bahaya diabetes juga terus digalakkan oleh Lions Club Jakarta Selatan Fun Age Matahari. President Lions Club Jakarta Selatan Fun Age Matahari, Metta Sutrisno menuturkan, bila masyarakat sudah teredukasi dengan baik mengenai penyakit diabetes, maka mereka dapat melakukan tindakan preventif untuk mencegah penyakit diabetes.

"Dan bila yang sudah menjadi penyandang diabetes, dapat memiliki kualitas hidup yang lebih baik," ujar Metta dalam memperingati Hari Kesehatan Nasional 2017, LCJS Fun Age Matahari di kawasan Bulungan, Jakarta, Sabtu 4 November 2017.

Nuraini menambahkan, membangun kesadaran untuk mencegah, dan menangani masalah diabetes harus dimulai dari mendapatkan informasi yang benar dan tepat. (art)