Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 8 November 2017 | 10:01 WIB
  • Jamur Jaga Kadar Gula Darah Bagi Penderita Diabetes

  • Oleh
    • Amal Nur Ngazis,
    • Mitra Angelia
Jamur Jaga Kadar Gula Darah Bagi Penderita Diabetes
Photo :
  • Pixabay
Ilustrasi jamur

VIVA – Jamur pangan cocok dikonsumsi oleh penderita diabetes dan obesitas. Jamur pangan yang dimaksud yaitu jamur tiram atau jamur merang. 

"Menurut literatur jamur bisa untuk menjaga kolesterol dan gula dalam darah," ujar Peneliti Budidaya Jamur Pangan, Pusat Penelitian Biologi LIPI, Iwan Saskiawan kepada VIVA.co.id, melalui pesan singkat, Rabu 8 November 2017.

Enam jenis jamur pangan berdasarkan Surat  Keputusan Menteri Pertanian No: 511/Kpts/PD.310/9/2006, yaitu jamur merang (Volvariella), Jamur Tiram (Pleurotus),  jamur kuping (Auricularia), jamur shitake (Lentinus), jamur kancing/champignon (Agaricus), dan jamur lingchi (Ganoderma).

Dari literatur, kata Iwan, jamur pangan memiliki serat tinggi, rendah lemak dan rendah pati. Sehingga bisa menjadi makanan ideal untuk penderita obesitas dan penderita diabetes hiperglikemia.

Selain itu, jamur juga mengandung senyawa yang bersifat antitumor, menurunkan kolesterol, dan antioksidan

Karena beragam khasiatnya, kata Iwan, jamur dapat juga dimasukkan ke dalam kategori pangan fungsional. Pengertian pangan fungsional menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) adalah bahan makanan alamiah.

Nah, jika digunakan untuk pengobatan penyakit bersifat kuratif. Kategori pangan fungsional dapat dikonsumsi tanpa dosis tertentu. Tapi tetap tidak dengan porsi yang berlebihan.

Dari hasil penelitian, rata-rata jamur pangan mengandung 19-35 persen protein lebih tinggi jika dibandingkan dengan beras (7,38 persen) dan gandum (13,2 persen). Asam amino esensial yang terdapat pada jamur, ada sekitar sembilan jenis dari 20 asam amino yang dikenal.

Selain itu, 72 persen lemak jamur termasuk jenis lemak tidak jenuh. Jamur juga mengandung berbagai jenis vitamin, antara lain B1 (thiamine), B2 (riboflavin), niasin dan biotin.

Selain elemen mikro, jamur juga mengandung berbagai jenis mineral, antara lain K, P, Ca, Na, Mg dan Cu. Jumlah kandungan seratnya yang berkisar antara 7,4 -24,6 persen sangat baik untuk pencernaan, serta sangat sedikit mengandung kalori.