Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 10 November 2017 | 10:41 WIB
  • Depresi Hilang dengan Rutin Olahraga

  • Oleh
    • Rochimawati,
    • Bimo Aria
Depresi Hilang dengan Rutin Olahraga
Photo :
  • Pixabay/StockSnap
Ilustrasi lari atau joging.

VIVA – Bagi para depresi dan gangguan kecemasan, aktivitas fisik dan olahraga yang lebih baik ternyata dapat membantu meningkatkan mood dan memperbaiki masalah kesehatan mental.

Studi oleh Michigan State University menemukan bahwa olahraga dapat dengan cepat meningkatkan suasana hati yang tertekan, dan pasien harus membuat rencana latihan komprehensif dan berolahraga secara teratur untuk mencapai tujuan tertentu.

"Aktivitas fisik telah terbukti efektif dalam mengurangi depresi dan kecemasan ringan sampai sedang," kata Carol Janney, Asisten Profesor di Michigan State University dilansir dari indianexpress, Jumat, 10 November 2017. 

Petunjuk aktivitas fisik saat ini, lanjut Janney, setidaknya 30 menit latihan dalam lima hari dalam seminggu untuk meningkatkan kesehatan mental dan fisik.  Para peneliti mempelajari lebih dari 295 pasien kesehatan mental dan bertanya apakah pasien ingin terapis mereka membantu mereka menjadi lebih aktif secara fisik.

Hasilnya menunjukkan lebih dari 80 persen pasien percaya bahwa latihan yang direkomendasikan oleh para peneliti membantu mereka dalam memperbaiki mood dan kecemasan mereka dalam waktu yang lebih singkat.

Studi yang dipublikasikan di jurnal General Hospital Psychiatry, mencatat pernyataan lebih dari separuh peserta yang mengklaim bahwa mood mereka yang depresi membatasi kemampuan mereka untuk berolahraga.

"Menawarkan program aktivitas fisik di dalam klinik kesehatan mental mungkin merupakan salah satu dari banyak pendekatan yang berpusat pada pasien yang dapat memperbaiki kesehatan mental dan fisik pasien," kata Janney.

Pakar kesehatan mental seperti psikiater dan terapis mungkin tidak memiliki pelatihan yang diperlukan untuk menentukan aktivitas fisik sebagai bagian dari praktik kesehatan mental mereka, namun dengan bekerja sama dengan pelatih pribadi yang disertifikasi atau program latihan lainnya dapat membantu dalam menentukan lebih banyak aktivitas fisik di klinik.