Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 10 November 2017 | 10:51 WIB
  • Banyak Utang, Tingkatkan Peluang Terkena Serangan Jantung

  • Oleh
    • Anisa Widiarini,
    • Adinda Permatasari
Banyak Utang, Tingkatkan Peluang Terkena Serangan Jantung
Photo :
  • Pixabay/ HansMartinPaul
Ilustrasi serangan jantung.

VIVA – Sebuah riset baru mengungkapkan bahwa orang dewasa yang kesulitan membayar tagihan mereka, memiliki peluang 13 kali lebih tinggi terkena serangan jantung.

Dilansir dari laman Daily Mail, para ilmuwan dari Afrika Selatan juga menemukan bahwa risikonya bisa meningkat enam kali lipat pada mereka yang memiliki pekerjaan dengan stres tinggi.

Klaim baru ini menguak dari riset yang dipublikasikan pada Februari di The Lancet, yang mengatakan bahwa stres sama peluangnya seperti merokok dan tekanan darah tinggi untuk menyebabkan penyakit jantung dan peredaran darah.

Para dokter kini meminta panduan terbaru untuk menanyakan serangan pasien serangan jantung mengenai kadar stres mereka di kantor dan di rumah, dalam upaya untuk mencapai diagnosis lebih awal dan intervensi lebih cepat.

Temuan ini mengatakan bahwa semua pasien harus secara darurat diberikan informasi mengenai bagaimana melawan stres.

Peneliti utama, Dr. Denishan Govender, mengungkap hasil temuan timnya pada Kongres Tahunan Asosiasi Jantung Afrika Selatan di Johannesburg.

"Seringkali pasien diberikan konseling stres setelah serangan jantung, tapi benar-benar ada kebutuhan untuk memberikan penekanan sebelum kejadian," kata Govender.

Govender menambahkan, seperti halnya dokter memberikan saran bagaimana berhenti merokok, pasien juga harus diberikan informasi bagaimana melawan stres.

Dalam penelitian ini, setiap partisipan diminta untuk menilai kadar stres keuangan mereka. Jawabannya berkisar antara tidak stres, ringan, sedang, hingga signifikan, bergantung pada pemasukan dan pengeluaran mereka.

Para peneliti kemudian menggali data dari Interheart Study untuk menentukan apakah ada kaitan antara keduanya. Hasil penelitian menemukan ada 13 kali peningkatan peluang serangan jantung yang timbul pada kelompok orang dengan stres keuangan 'signifikan'.

Begitu juga dengan tekanan membayar tagihan, laporan tersebut juga mengungkapkan depresi pada orang dewasa meningkatkan tiga kali lipat mengalami serangan jantung.