Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 15 November 2017 | 15:47 WIB
  • Sunat Mampu Turunkan Risiko Tertular HIV

  • Oleh
    • Anisa Widiarini,
    • Bimo Aria
Sunat Mampu Turunkan Risiko Tertular HIV
Photo :
  • www.pixabay.com/typographyimages
Ilustrasi virus HIV

VIVA – Melakukan sunat atau sirkumsisi bagi anak laki-laki dalam Islam ialah suatu hal yang wajib. Bukan hanya soal anjuran agama, sunat juga menjadi wajib karena telah terbukti mempunyai sejumlah manfaat bagi kesehatan.

Bahkan, menurut dr. Mahdian Nur Nasution, SpBS, dokter di Rumah Sunatan, sunat pada laki-laki juga mampu mengurangi risiko terjangkit HIV/AIDS. Menurut Mahdian, telah banyak jurnal yang membuktikan kaitan antara keduanya. 

"Sebagai contoh ada jurnal yang menyebutkan laki-laki yang yang tidak disunat di Afrika itu berisiko 4 kali lebih besar dari yang disunat," ungkap Mahdian saat ditemui VIVA di Jakarta. 

Mahdian menjelaskan, HIV sering menular akibat adanya darah yang positif mengidap HIV dan berpindah dari satu manusia ke manusia lainnya. Ketika terjadi iritasi atau lecet saat berhubungan seksual, hal ini akan menambah besar risiko tertular HIV. 

"Misal ketika berhubungan lecet dan terjadi iritasi itu akan menyebabkan cairan sperma yang mengandung HIV masuk ke dalam perempuannya. Tapi, kalau disunat gesekannya lebih sedikit, jadi itu lebih kecil risiko terjadinya lecet atau iritasi sehingga risikonya lebih kecil," ujarnya.

Di samping itu, dengan melakukan sunat, kata Mahdian, akan menurunkan risiko terkena kanker serviks, mengurangi risiko phimosis dan banyak manfaat lainnya. (ase)