Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 16 November 2017 | 18:44 WIB
  • Diabetes, Pembunuh Ke-9 untuk Wanita di Dunia

  • Oleh
    • Lutfi Dwi Puji Astuti,
    • Adinda Permatasari
Diabetes, Pembunuh Ke-9 untuk Wanita di Dunia
Photo :
  • Pixabay/TesaPhotography
Ilustrasi pengecekan diabetes

VIVA – Data Diabetes Atlas Edisi ke-8 yang diterbitkan oleh International Diabetes Federation pada tahun 2017, menunjukkan ada lebih dari 199 juta wanita yang hidup dengan diabetes dan angka tersebut diproyeksikan meningkat menjadi 313 juta jiwa pada tahun 2040. 

Selain itu, dua dari lima wanita dengan diabetes berada pada usia produktif terhitung lebih dari 60 juta wanita di seluruh dunia. Selain itu, sekitar satu dari tujuh kelahiran dipengaruhi oleh gestational diabetes (GDM), suatu ancaman yang seringkali terbengkalai terhadap kesehatan maupun keselamatan ibu dan anak.

Data yang sama juga memperkirakan bahwa jumlah penyandang diabetes di Indonesia mencapai angka 10,3 juta orang pada tahun 2017 dan diprediksi mencapai 16,7 juta pada tahun 2045. Sekitar 53,7 persen di antaranya tidak terdiagnosa. 

Dan saat ini, Indonesia berada pada peringkat keenam sebagai negara dengan jumlah penderita diabetes terbanyak di dunia.

"Diabetes merupakan penyebab kematian kesembilan pada wanita di seluruh dunia yang menyebabkan 2,1 juta kematian per tahun," ujar dr Roy Panusunan Sibarani, SpPD-KEMD, Spesialis Endokrin saat peringatan Hari Diabetes Sedunia - Wanita dan Diabetes di Pondok Indah, Jakarta, Kamis 16 November 2017.

Roy melanjutkan, penelitian telah menunjukkan bahwa sebagian besar wanita dengan gestational diabetes akan terus mengembangkan bentuk diabetes hingga menjadi diabetes tipe 2 sehingga menyebabkan komplikasi dan biaya perawatan kesehatan lebih lanjut. Selain itu, komplikasi diabetes pada wanita juga sulit didiagnosis.

Minimnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat Indonesia mengenai bahaya diabetes dan cara yang tepat untuk menangani diabetes inilah yang menjadi salah satu faktor utama yang membuat Indonesia masuk ke dalam 10 peringkat teratas negara dengan jumlah penderita diabetes terbanyak di dunia.