Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 23 November 2017 | 14:23 WIB
  • Ketahui Dampak Buruk Perselingkuhan bagi Korban

  • Oleh
    • Jujuk Ernawati,
    • Diza Liane Sahputri
Ketahui Dampak Buruk Perselingkuhan bagi Korban
Photo :
  • Pixabay/Tumisu
Selingkuh

VIVA – Kasus perselingkuhan yang dipicu dengan hadirnya wanita, atau pria idaman lain menjadi salah satu masalah yang dapat menghancurkan hubungan, atau keharmonisan keluarga.

Kasus terbaru Jennifer Dunn yang menjadi wanita ketiga dalam hubungan Faisal Harris dan Sarita viral, setelah video salah satu anak Faisal melabrak Jennifer tersebar.

Saat kasus perselingkuhan terjadi, ada beberapa opsi yang bisa dilakukan oleh pasangan, antara lain memaafkan dan tetap tinggal, atau mengakhiri hubungan pernikahan.

Berikut, sederet dampak buruk yang dialami korban dari kasus perselingkuhan, dikutip dari laman Live About.

Merusak harga diri

Pasangan yang diselingkuhi akan berjuang dengan harga diri yang ada. Tidak sedikit juga, rusaknya harga diri pasangan dipicu oleh sikap anak yang cenderung menyalahkannya, saat perceraian terjadi.

Sulit mengembalikan kepercayaan

Korban dari perselingkuhan tersebut biasanya akan sulit kembali percaya untuk membangun hubungan baru. Untuk itu, dibutuhkan cara yang mendukung untuk mengembalikan kepercayaan diri dengan pasangan baru nantinya, bahkan dengan bantuan psikolog.

Emosi tidak stabil

Perasaan emosional yang tidak stabil akan terjadi, usai menjalani serangkaian kasus perselingkuhan. Hadirnya rasa waspada, sebagai bentuk proteksi, biasanya timbul secara berlebihan. Karena itu, dibutuhkan cara membentuk penerimaan masa lalu yang baik agar emosional kembali stabil.

Selain itu, perselingkuhan juga membuat emosi naik turun.  Satu waktu ingin menangis, di lain waktu ingin berteriak kencang. Hal ini normal. Untuk mengembalikan emosi seperti sedia kala, ungkapkan perasaan secara deskriptif kepada orang lain untuk melampiaskannya.

Mengganggu kehidupan

Kesulitan beradaptasi dengan teman di kantor atau sulit fokus pada pekerjaan kantor, menjadi hal yang lumrah terjadi saat kasus perselingkuhan terjadi. Untuk hal ini, butuh pendampingan profesional, agar tubuh dan pikiran bisa kembali berpikir jernih. (asp)