Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 30 November 2017 | 15:57 WIB
  • Sulitnya Mencari Kornea Donor di Indonesia

  • Oleh
    • Lutfi Dwi Puji Astuti,
    • Adinda Permatasari
Sulitnya Mencari Kornea Donor di Indonesia
Photo :
  • pixabay/Twnynina
Ilustrasi mata.

VIVA – Mata menjadi salah satu organ yang sangat penting bagi manusia. Bayangkan saja, 83 persen informasi yang diterima berasal dari indera penglihatan. Jika organ penglihatan ini mengalami gangguan seperti kebutaan, akan mengurangi juga kemampuan seseorang dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Bahkan, dapat menurunkan pula kondisi mental dan kualitas kehidupannya.

Secara medis, 80 persen penyandang kebutaan seharusnya dapat dicegah, atau direhabilitasi fungsi penglihatannya, sehingga dapat kembali memiliki kualitas hidup normal. Termasuk, kerusakan pada kornea yang dapat diperbaiki dengan transplantasi kornea.

Sayangnya, menurut dr. Johan A. Hutauruk, SpM(K), Direktur Utama JEC Corporate, saat ini jumlah kornea donor di Indonesia masih sedikit dibanding kebutuhan kornea mata untuk pasien yang mengalami kerusakan kornea.

Jika kerusakan pada kornea tidak segera mendapatkan penanganan, akan menyebabkan kebutaan yang sifatnya irreversible, atau tidak dapat disembuhkan. Satu-satunya cara mengembalikan lagi fungsi penglihatan adalah melalui transplantasi kornea segar yang diambil dari donor yang baru saja meninggal.

Namun, senada dengan Johan, dr. Tjahjono D. Gondhowiardjo, SpM(K), Ketua Bank Mata Indonesia mengatakan, di Indonesia kornea donor masih menjadi barang langka, karena rendahnya jumlah pendonor, sehingga Bank Mata Indonesia mengambil kornea dari bank mata negara lain.

Kelangkaan kornea donor ini pula yang mendorong Jakarta Eye Center (JEC) membuka bank mata yang bernama Lions Eye Bank Jakarta.

"Melalu kemitraan JEC bersma Lions Club Indonesia, atau Yayasan Lions Mengabdi Indonesia, kami berharap dapat meningkatkan pemahaman dan penerimaan masyarakat tentang donasi mata. Dengan demikian, semakin banyak masyarakat dengan rela mendaftarkan diri mendonorkan kornea, atau mata mereka," ujar Johan, saat pembukaan Lions Eye Bank Jakarta di JEC Kedoya, Jakarta, Kamis 30 November 2017.

Menurut data Bank Mata Indonesia, saat ini baru sekitar 5-10 persen pasien kebutaan yang dapat menjalani transplantasi kornea. Untuk mengatasi hal ini, Indonesia menerima kornea donor dari negara lain seperti Srilanka, India, Belanda, dan Amerika Serikat.

Lions Eye Bank Jakarta berada di lantai tiga JEC Kedoya. Selain memfasilitasi proses donasi dan transplantasi, Lions Eye Bank Jakarta juga menyediakan kornea donor untuk kepentingan pendidikan, khususnya bagi ahli bedah transplantasi kornea.

Lions Eye Bank Jakarta