Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 2 Desember 2017 | 11:49 WIB
  • Jelang 2020, Kematian Akibat Penyakit Hati Hantui Usia Muda

  • Oleh
    • Lutfi Dwi Puji Astuti,
    • Adinda Permatasari
Jelang 2020, Kematian Akibat Penyakit Hati Hantui Usia Muda
Photo :
  • Pixabay
Ilustrasi organ tubuh.

VIVA – Sebuah studi baru mengungkap, penyakit hati akan menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia. Bahkan, peringkatnya sebagai penyakit mematikan akan mengalahkan penyakit jantung sebagai penyebab kematian prematur tertinggi sebelum tahun 2020.

Menurut studi yang dipublikasikan di Lancet Medical Journal, penyakit hati akan mengalahkan penyakit jantung di tahun 2020 disebabkan beberapa faktor seperti konsumsi alkohol dan obesitas.

Dengan memperkirakan seberapa banyak 'tahun kerja' yang akan hilang akibat dua penyakit ini, studi ini menemukan bahwa 80 ribu nyawa akan melayang akibat penyakit hati, dibandingkan 76 ribu nyawa akibat penyakit jantung.

Terlebih, kematian ini diperkirakan menjadi kematian prematur karena sebagian besar yang kehilangan nyawa berusia paruh baya.

"Mereka adalah orang muda dan paruh baya. Dua atau tiga minggu lalu saya melakukan kunjungan ke ruang rawat dan sepertiga pasien berusia di bawah 40 tahun," ujar Profesor Nick Sheron, ahli penyakit hati dari Universitas Southampton seperti dikutip laman The Independent.

Kepala Eksekutif dari British Liver Trust Judi Rhys mengatakan, ada keuntungan biaya yang sangat besar dengan mengatasi penyakit hati lebih dini. Selain itu, pemerintah juga harus memastikan bahwa tenaga kesehatan primer memiliki semua alat yang dibutuhkan untuk melakukan deteksi dini dan pencegahan.