Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 16 September 2017 | 11:30 WIB
  • Mencicipi Nasi Goreng Setan Buk Lin, Pedasnya Horor

  • Oleh
    • Tasya Paramitha,
    • Dani Randi (Banda Aceh)
Mencicipi Nasi Goreng Setan Buk Lin, Pedasnya Horor
Photo :
  • VIVA.co.id/Dani Randi
Nasi Goreng Setang Buk Lin.

VIVA.co.id – Pecinta nasi goreng pasti setuju bahwa kuliner satu ini paling enak disantap panas-panas dan dengan tambahan sambal atau cabai.

Nasi goreng memang menjadi salah satu hidangan Indonesia yang paling populer. Tapi tiap daerah memiliki gaya memasak nasi goreng yang berbeda.

Seperti nasi goreng di Aceh yang terkenal dengan cita rasanya yang kaya rempah dan pedas. Tak percaya? Coba mampir ke warung makan Buk Lin di Banda Aceh terasa khas dan unik. Di sini Anda akan dihidangkan nasi goreng dengan campuran cabai rawit yang ditaburi sesuai tingkat kepedasan yang diminta pelanggan, mulai dari level satu hingga lima.

Namun, jika kurang puas, pengunjung bisa menambah level enam hingga 10 tergantung permintaan. Pastinya, jika pelanggan sudah di level maksimal, rasa pedasnya bisa membuat wajah seketika berubah memerah dan bercucuran keringat.

Konon karena rasa pedas yang luar biasa itu, pelanggan menyebut menu ini sebagai nasi goreng setan.

“Nama itu datangnya dari pelanggan-pelanggan saya setelah mencicipi nasi goreng ini lalu kepedasan. Maka mereka sebut nasi goreng ini benar-benar setan,” kata pemilik rumah makan Buk Lin, Erlina Sari kepada VIVA.co.id di Banda Aceh, baru-baru ini.

Berawal dari situ, pecinta kuliner pedas mulai berdatangan ingin menjajal andrenalin menikmati sensasi pedasnya nasi goreng ini. Rudi Priandani misalnya, ia mengaku merasa tertantang mencoba berbagai level tingkat kepedasan nasi goreng ini.

Namun, ia berhenti pada level tujuh. “Pedasnya nasi goreng ini horor kali, sesuailah sama namanya,” ujarnya sambil mengusap keringat yang bercucuran dari wajahnya.

Rumah Makan Buklin.

                                        (VIVA.co.id/Dani Randi)

Warung makan yang berada di Jalan Tengku di Anjong, Gampong Jawa, Banda Aceh ini selalu digemari berbagai kalangan. Sebelum dibuka pukul 11:00 WIB, pengunjung sudah mengantre di tempat ini.

“Sebelum buka saja sudah banyak pegawai-pegawai yang ngantre,” kata Buk Lin.

Masalah harga, nasi goreng setan Buk Lin sangat terjangkau. Untuk satu porsi Rp12 ribu, tapi kalau pengunjung ingin super pedas di kisaran level mulai enam hingga 10, pengunjung harus menambah biaya lebih.

Di warung ini juga tersedia makanan lainnya, seperti bakso dan aneka mi.