Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 14 Oktober 2017 | 09:40 WIB
  • Menjelajah Kuliner Unik di Malang

  • Oleh
    • Finalia Kodrati,
    • Lutfi Dwi Puji Astuti
Menjelajah Kuliner Unik di Malang
Photo :
  • VIVA.co.id/Lutfi Dwi Pujiastuti
Cwie Mie Malang

VIVA.co.id – Bukan hanya kaya akan tempat wisata menariknya saja, kota Malang juga menjadi magnet para wisatawan, karena kekayaan kulinernya. 

Saat menginjakkan kaki di kota yang terkenal dengan julukan Parijs van Oost-Java, karena pemandangannya seperti kota Paris di Timur Pulau Jawa,  wisatawan juga wajib mencicipi aneka kuliner uniknya.

Apa sajakah kuliner di kota apel tersebut? VIVA.co.id berkesempatan menikmati beberapa kuliner unik kota Malang, saat ikut dalam acara Jelajah Gizi 2017 bersama Nutricia.  Berikut, beberapa kuliner unik Malang yang terkenal.

1. Cwie Mie Malang
Sejenis hidangan mie ayam,  makanan satu ini jadi salah satu kuliner khas Malang. Hal yang membedakan cwie mie dengan mie ayam biasa adalah tambahan daging ayam cincang, bawang goreng, dan irisan seledri. Cwie mie sendiri biasanya disantap dengan tambahan acar ketimun beserta kuah bakso atau pangsit rebus. 

2. Kupang Lontong 
Merupakan sejenis kerang laut yang kecil, diolah dan dihidangkan dengan menggunakan kuah petis dan perasan jeruk nipis.  Biasanya disajikan dengan sate kerang dan sebagai penutup, minumlah segelas kelapa segar

3. Menjes
Makanan khas Malang satu ini terbuat dari kedelai.  Terdiri dari dua jenis, menjes yang bertekstur kasar disebut menjes kacang, dan menjes bertekstur halus disebut gombal. Menjes kasar dibuat dari kedelai hitam, atau ampas tempe. Adapula cara mengolahnya dari campuran kacang,  kedelai,  serat singkong dan bungkil tempe. Sementara itu, menjes halus terbuat dari ampas kelapa dan ampas tahu. Cara mengolahnya dapat digoreng dengan tepung dan dinikmati dengan cabe rawit.

4. Mendol

Kuliner Malang

Gorengan khas Malang ini terbuat dari tempe boso, atau tempe yang sudah agak basi. Dicampur dengan tempe segar yang ditumbuk halus diberi bumbu-bumbu seperti bawang putih, kencur,  cabai merah, garam, ketumbar, dan terasi. Ada juga yang menambahkan irisan daun jeruk. Paling nikmat dimakan dalam keadaan panas sebagai pendamping nasi bhuk, atau nasi rawon

5. Puthu
Berbahan dasar tepung beras kasar diisi dengan gula kemudian dikukus. Dihidangkan dengan parutan kelapa cocok untuk camilan sore

6. Wedang Angsle khas Malang
Minuman ini mirip sekoteng atau wedang ronde, menggunakan kuah jahe, gula panas. Perbedaannya adalah kuahnya berupa santan yang dicampurkan ke dalam wedang angsle dilengkapi kacang hijau rebus, bubur sagu mutiara, serta beras ketan putih. (asp)