Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 23 Oktober 2017 | 18:43 WIB
  • Belanja Sayur dan Buah Organik Lokal Berharga Miring

  • Oleh
    • Tasya Paramitha,
    • Diza Liane Sahputri
Belanja Sayur dan Buah Organik Lokal Berharga Miring
Photo :
  • VIVA.co.id/Diza Liane Sahputri
Farm To Table di AEON Mall.

VIVA – Ragam buah dan sayur lokal segar sudah sangat sulit ditemui di ibu kota yang serba modern ini. Untuk itu, Kementerian Pertanian (Kementan) RI menyelenggarakan program Farm To Table yang menyajikan buah dan sayuran lokal organik.

Kementan dan AEON Mall bekerja sama dalam menyelenggarakan Farm To Table dengan mengusung gaya hidup sehat melalui buah dan sayur lokal dan organik. Acara ini bertujuan agar masyarakat mulai beralih kepada hidup sehat melalui asupan gizi yang berkualitas.

"Kita ingin masyarakat menjadi berkualitas dengan asupan gizi yang juga berkualitas. Maka, penting menjaga konsumsi makanan bergizi tinggi melalui produk pertanian yang berkualitas terutama yang organik," ujar Kasubdit Pascapanen Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura, Ir. Aminudin Azis, MM, dalam temu media AEON Mall Farm To Table di BSD, Tangerang Senin, 23 Oktober 2017.

Terdapat sekitar 30 hingga 40 item yang dijajakan oleh para petani lokal serta buah langka sebanyak 12 item yang berasal dari Indonesia, seperti alkesa, gohok, matoa, abiu, duren pelangi, buah tin, buah namnam dan sebagainya.

"Jumlah ragamnya banyak dan yang pasti produk dari petani lokal. Harganya mulai dari Rp15 ribu per kilogram karena kita menjual dengan harga petani, bukan pedagang," ujarnya.

Menggaet 22 petani lokal, Kementan beserta Masyarakat Pertanian Organik Indonesia (MAPORINA) mengundang petani dari Jabodetabek serta daerah lain di Indonesia seperti Sukabumi, Cianjur, Yogya, Lembang dan sebagainya.

"Kami mengundang lebih dari 20 petani untuk berpartisipasi sebagai bentuk pada masyarakat bahwa produk unggulan lokal juga berkualitas dan tidak kalah dari produk impor," ujar Direktur PT. AMSL Indonesia, Alphonzus Widjaja di kesempatan yang sama.