Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 27 Oktober 2017 | 11:53 WIB
  • Bromo Volcano Pizza, Sensasi Rasa di Atas 'Lava'

  • Oleh
    • Tasya Paramitha,
    • Lucky Aditya (Malang)
Bromo Volcano Pizza, Sensasi Rasa di Atas 'Lava'
Photo :
  • VIVA.co.id/Lucky Aditya (Malang)
Bromo Volcano Pizza.

VIVA – Bromo Volcano Pizza. Dari namanya saja sudah ketahuan bahwa ia adalah kuliner khas Italia yang sudah diberi Indonesian twist. Di Malang, Jawa Timur, hidangan itu disajikan dengan api yang menyala. Ini adalah menu yang ada di Tastiest Cafe, di Jalan Borobudur, Malang.

Pizza biasanya berbentuk bundar, tapi Bromo Volcano Pizza ini diberi tambahan adonan roti di bagian atas, menutupi seluruh topping. Pizza lantas dipanggang di dalam tungku besar dengan pengapian dari kayu kopi.

"Di Italia, volcano pizza mungkin sudah populer. Tapi di Malang ini baru pertama. Kita beri nama Bromo karena gunung berapi dekat dan populer di Malang adalah Bromo," kata pemilik kafe, Arief Suryawan Supomo kepada VIVA.co.id, Kamis, 26 Oktober 2017.

Bromo Volcano Pizza.

                                        (VIVA.co.id/Lucky Aditya)

Pizza bisa terbakar api saat disajikan kepada pelanggan karena diberi rum di atas lapisan pizza. Setelah disiram rum, api dinyalakan sehingga pizza menjadi terbakar bagaikan lava gunung berapi. Menu unik ini pun menjadi buruan para penggemar kuliner di Malang.

"Pizza ini kita model bulat, atasnya disiram rum, kemudian dibakar seperti lava api yang menyala. Kemudian dipotong atasnya untuk membuka isi pizza. Dalam pizza isinya basah karena tidak ikut terbakar saat di panggang. Ini juga menggambarkan isi gunung berapi yang penuh lava panas," papar Arief.

Bromo Volcano Pizza.

                                        (VIVA.co.id/Lucky Aditya)

Bromo Volcano Pizza.

                                        (VIVA.co.id/Lucky Aditya)

Harga satu pizza ukuran besar cukup terjangkau, yakni Rp60 ribu. Pembeli bisa membeli dengan pilihan empat topping, yaitu, pepperoni, smoked chicken, smoked beef dan mix seafood.

"Bahan hampir sama dengan pizza lainnya yang beda rasa dan topping. Sama proses pembakaran kita pakai tungku, kayu dari pohon kopi jadi aroma kopi itu terasa. Kita pakai mozzarella dan keju yang bukan murni karena kalau dibuat sama seperti di Italia, biasanya orang Indonesia tidak terlalu suka karena pekat," ujar Arief.

Fisca Tanjung, salah satu pengunjung kafe mengaku tertarik membeli pizza dari nama dan foto yang ada di media sosial. Api yang menyala di atas hidangan itu membuat dirinya tertarik mencicipi Bromo Volcano Pizza.

"Pertama yaitu namanya dan modelnya itu keren ada apinya. Ingin tahu. Kemudian coba, rasanya juga enak. Yang beda sih, sensasinya karena kan seru ya lihat pizza dibakar ada apinya di atasnya," kata Fisca.