Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 27 Oktober 2017 | 14:31 WIB
  • Mencicip Pizza Buatan Eks Pecandu Narkoba

  • Oleh
    • Maya Sofia,
    • Dwi Royanto (Semarang)
Mencicip Pizza Buatan Eks Pecandu Narkoba
Photo :
  • VIVA.co.id/Dwi Royanto
Pizza buatan eks pengguna narkoba.

VIVA – Makanan pizza asal Italia memang telah mendunia. Kuliner dengan aneka topping sayur itu banyak dikreasikan dengan beragam cara. Tapi bagaimana rasanya menikmati pizza yang dimasak oleh para mantan pecandu narkoba?

Ya, hal itu ditemukan di kota Semarang, Jawa Tengah. Para mantan pecandu obat terlarang memilih membuat pizza untuk bekal wirausaha mereka setelah sembuh dari ketergantungan narkoba. Mereka dididik di rumah damping Astama, milik Badan Narkotika Nasional (BNN). 

Sejumlah varian rasa pizza dibuat oleh mereka. Salah satu brand produk pizza mereka bernama Pizza Menull. Jenis pizza ini merupakan kreasi khas yang kerap laris dijual. Secara kebetulan, pengusaha Ppzza jenis ini turut serta melatih para mantan pecandu narkoba untuk bekal wirausaha mereka.

Para lelaki eks pecandu narkoba ini nampak mahir mengolah adonan tepung yang dicampur margarin, garam, gula dalam satu loyang. Setelah olahan menjadi padat, dimasukkanlah jagung manis, sosis, bawang bombai dan daging cincang dan kemudian dimasukkan ke sebuah pemanggang.

Budi Istiyanto, seorang pengusaha makanan dengan brand Pizza Menull menyebut, kegiatan membuat pizza bagi para mantan pecandu bisa jadi alternatif untuk menggali potensi diri di bidang usaha kuliner. 

"Yang jelas untuk memotivasi mereka bahwa memulai sebuah usaha tak butuh modal banyak. Dan mereka bisa lepas dari ketergantungan narkoba, " kata Budi, Jumat, 27 Oktober 2017.

Ia menyebut, membuat pizza merupakan usaha yang tebilang murah tapi bisa mendapat untung berlipat. Awalnya, ia hanya bermodal Rp200 ribu namun seiring berjalan varian Pizza Menull buatannya kini selalu laris terjual. 

Ia pun mengapresiasi para mantan pecandu narkoba ini yang mudah menguasai teknik memasak pizza dengan lezat. Bahkan beberapa pizza buatan mereka sudah sangat pantas untuk dijual ke pembeli. 

Seru Banget

Fikri Hakim, seorang mantan pecandu narkoba di rumah damping Astama, mengaku ia dan teman-teman lain sangat antusias membuat pizza. 

"Awalnya agak sulit sih pas bikin adonan. Tapi seru banget, karena baru pertama kali membuat pizza. Mungkin nanti akan saya kembangkan setelah kembali ke masyarakat, " kata pria asal Jepara itu.

Fikri, sapaan akrabnya baru 1,5 bulan menghuni rumah damping Astama. Di tempat tersebut, ia merasa senang lantaran bisa berkumpul dengan teman senasibnya. Termasuk berbagai pelatihan yang digelar oleh pengelola. 

"Saya juga diajak ikut membuat kerajinan, menanam pohon dan sekarang bikin pizza bareng-bareng. Ini seperti rumah kedua buat saya," terang pria 26 tahun itu. 

Kepala Seksi Pasca Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah, Sardiyanto, mengungkapkan ragam pelatihan kewirausahaan ini cukup efektif untuk memulihkan kepercayaan diri para mantan pecandu narkoba. 

"Selain bikin pizza, kita juga latih mereka membatik, nyablon. Kami yakin mereka akan segera pulih dan produktif lagi," ujarnya. (ren)