Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 28 Oktober 2017 | 12:49 WIB
  • Lezatnya Pizza Menull, Kuliner Global dengan Cita Rasa Lokal

  • Oleh
    • Jujuk Ernawati,
    • Dwi Royanto (Semarang)
Lezatnya Pizza Menull, Kuliner Global dengan Cita Rasa Lokal
Photo :
  • VIVA.co.id/Dwi Royanto
Pizza Menull

VIVA – Bicara surganya kuliner, Semarang adalah salah satu tempatnya. Wilayah yang merupakan Ibu Kota Jawa Tengah itu memang kerap memunculkan menu kuliner menarik yang banyak digandrungi wisatawan.

Salah satu ikon kuliner baru di Semarang adalah Pizza Menull. Meski merupakan kuliner khas Italia yang mendunia, tapi pizza buatan warga Semarang ini cukup unik dengan cita rasa lokal.

Pizza Menull kali pertama dibuat oleh Budi Istianto. Pria asli Semarang itu memberanikan diri untuk mengkreasikan aneka olahan pizza menjadi kuliner yang cantik dan tentunya menggoyang lidah.

Budi sendiri mampu mengkreasikan Pizza Menull dengan aneka pilihan rasa sesuai lidah masyarakat. Seperti rasa pisang cokelat, pizza chicken, pizza mushroom, pizza zuppa, pizza tuna, pizza ring, pizza paper. Bahkan dalam waktu dekat, dia akan mengombinasikan sambal penyet dengan pizza.

"Ini saya masih proses mencoba mengombinasikan pizza dengan sambal penyet. Ini kan khas Semarang, pasti digemari banyak orang," kata Budi di Semarang, Sabtu, 28 Oktober 2017.

Menurutnya, aneka kreasi Pizza Menull olahannya memang dibuat sedekat mungkin rasanya dengan lidah warga Semarang. Termasuk bahan-bahan yang dibuat juga asli daerah lokal Semarang yang merupakan kawasan pesisir pantai.

"Saya sudah dua tahun terakhir menjual pizza dengan mengombinasikan cita rasa lokal," katanya.

Benar saja, brand Pizza Menull buatan Budi dan sang istri kini semakin laris manis dan berkembang pesat. Untuk membuat Pizza Menull, pasangan itu mengerjakan di rumahnya, di kampung Sendangguwo, Kecamatan Tembalang.

"Dahulu saya cuma punya modal Rp200 ribu untuk jualan Pizza Menull," ujarnya.

Untuk penjualannya, Budi banyak memakai sistem preorder dengan menggunakan telepon genggam. Pizza ini dijual cukup murah, dengan harga Rp35 ribu per loyang. (ren)