Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 20 November 2017 | 11:51 WIB
  • 9 Tips Jitu Simpan Buah dan Sayur agar Segar Lebih Lama

  • Oleh
    • Tasya Paramitha
9 Tips Jitu Simpan Buah dan Sayur agar Segar Lebih Lama
Photo :
  • Pixabay/romanov
Buah-buahan.

VIVA – Mengonsumsi buah dan sayur wajib hukumnya jika ingin punya tubuh sehat. Berbagai kandungan nutrisi di dalam buah-buahan dan sayur-sayuran akan memberikan asupan gizi yang dibutuhkan tubuh untuk tetap sehat, dengan memperbaiki sistem kekebalan tubuh serta mengusir penyakit.

Namun, percuma jika Anda rutin membeli dan makan buah tapi tak tahu cara menyimpannya dengan benar. Karena, salah sedikit saja dalam hal penyimpanan, sayur dan buah bisa cepat busuk. Salah menyimpan juga akan mengurangi dan merusak kandungan nutrisi di dalamnya.

Untuk itu, simak sembilan tips jitu menyimpan buah dan sayur agar segar lebih lama, seperti dilansir dari laman Buzz Feed, Senin, 20 November 2017 berikut ini.

Simpan apel dan pisang terpisah dari buah-buahan lain

 

A post shared by Studio Saldesign (@saldesign16) on

Karena apel dan pisang memproduksi lebih banyak ethylene, hormon tumbuhan yang meregulasi perkembangan, dibanding buah-buahan lain, kedua buah ini cenderung membuat buah-buahan di dekatnya lebih cepat membusuk.

Tutup bagian batang pisang dengan plastic wrap

 

A post shared by Sara Dou (@saradoo) on

Jangan simpan pisang di lemari es. Jika suhunya terlalu dingin, kulit pisang akan berubah menjadi hitam. Jadi bungkus bagian ujung batangnya dengan plastic wrap. Itu adalah bagian di mana ethylene keluar. Jadi langkah ini akan memperlambat proses pembusukan.

Keluarkan tomat dari plastik

 

A post shared by La Bella Mora (@labellamora_deco) on

Lebih baik menyimpan tomat di udara terbuka atau di kantong kertas dibandingkan di dalam tas plastik. Jika tidak, Anda membuat ethylene terjebak di dalam plastik. Namun, jika tomat Anda masih terlalu hijau dan belum matang, dan Anda tak sabar untuk mengonsumsinya, masukkan mereka ke dalam tas atau kantong plastik bersama pisang.

Jangan simpan tomat di dalam lemari es

Dalam lingkungan bersuhu dingin, gen tomat yang bertanggung jawab menciptakan cita rasa tomat akan mati. Ini adalah proses yang tidak dapat dibalikkan, sehingga Anda sebaiknya membuang tomat yang sudah ada di lemari es lebih dari tiga hari. Itu karena cita rasanya pasti sudah hilang.

Jangan simpan bawang bombai dan kentang bersama-sama

 

A post shared by 21 Paysans (@21paysans) on

Keduanya perlu disimpan di tempat sejuk, kering, dengan ventilasi dan jauh dari cahaya. Namun, keduanya akan bertunas lebih cepat jika disimpan bersama-sama.

Jangan simpan kentang di dalam lemari es

 

A post shared by Thorsten Schmidt (@faceofficial) on

Lemari es terlalu dingin untuk kentang. Setiap kali kentang disimpan di suhu rendah, pati di dalamnya berubah menjadi gula, yang tentu saja akan mengubah cita rasanya.

Jangan simpan semangka di dalam lemari es

 

A post shared by Produce Alliance (@producealliance) on

Semangka yang disimpan di suhu ruang mengandung lebih banyak antioksidan dan nutrisi dibandingkan semangka yang disimpan di dalam lemari es. Jika Anda suka makan semangka dalam keadaan dingin, potong semangka dan dinginkan di dalam lemari es selama beberapa menit sebelum dimakan.

Soal jamur, kelembapan adalah musuh

Jauhkan jamur dari kotak plastik dan kantong. Gunakan tas kertas berwarna cokelat atau koran untuk membungkusnya. Kertas akan menyerap seluruh kelembapan dan dan membuat jamur lebih tahan lama.

Gunakan air perasan jeruk lemon untuk membuat alpukat tetap segar

Saat alpukat dibelah, daging buahnya akan berubah menjadi kecokelatan dengan cepat. Untuk memperlambat proses itu, berikan air perasan jeruk lemon pada daging buah alpukat. Asam sitrat yang ada di dalamnya akan menunda proses oksidasi alpukat. Kemudian, simpan alpukat di lemari es di dalam wadah kedap udara dan bungkus dengan plastic film. (art)