Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 20 November 2017 | 12:58 WIB
  • Mengenal Kuliner Sisilia, Sehat dan Secantik Matahari

  • Oleh
    • Tasya Paramitha,
    • Rintan Puspitasari
Mengenal Kuliner Sisilia, Sehat dan Secantik Matahari
Photo :
  • Pixabay/valtercirillo
Kuliner Sisilia, Italia.

VIVA – Nama Sicilian cuisine alias kuliner Sisilia langsung mengingatkan pada salah satu hidangan Italia. Di luar negeri sendiri hidangan ini begitu populer sebagai salah satu pilihan hidangan yang sehat.

Chef Lino Sauro yang berasal dari sebuah daerah pertanian kecil di Sisilia, Italia membawa hidangan ini untuk menjadi lebih mendunia. Pertama kali membuka restoran Gattopardo Ristorante di Mare, Singapura, tahun 2010,  Chef Lino semakin dikenal banyak orang dan mendapat undangan dari banyak negara untuk membagikan pengetahuan tentang hidangannya tersebut.

Ditemui saat berkunjung ke Indonesia untuk menghadiri acara Jakarta Culinary Festival 2017 di Senayan, Jakarta Pusat, Chef Lino menggambarkan hidangan kampung halamannya tersebut.

"Terbaik di seluruh dunia. Hidangan Sisilia termasuk yang unik di antara makanan Italia lainnya. (Hidangan) banyak dipengaruhi dari perbedaan kebudayaan dari Arab, Timur Tengah, Afrika Utara dan Spanyol, pendudukan Eropa Utara ribuan tahun lalu," ucapnya kepada VIVA belum lama ini.

Diceritakan oleh Lino, yang membuat hidangan ini berbeda bukan hanya dari sisi bahan yang digunakan, tapi juga cara memasaknya yang berbeda. Menurutnya hidangan Sisilia ini jauh lebih sehat.

"Saya bilang ini lebih sehat, ada banyak sayur, minyak zaitun, hidangan laut, tanpa krim, mentega, keju. Karena sekarang makanan sehat, makanan organik sedang jadi tren,” kata dia.

Chef Lino Sauro dari Sisilia, Italia.

Luar biasanya lagi, Lino memiliki perkebunan sendiri untuk menghasilkan minyak zaitun yang digunakannya untuk memasak serta bahan-bahan segar lainnya di Sisilia. Terkadang jika hasil perkebunannya sedang bagus, dia menggunakan bahan-bahan sayur tersebut untuk restorannya di Singapura dan Sydney.

"Iya, keluarga kami (memproduksi minyak zaitun sendiri), biasanya di awal November panen, jadi keluarga bersama-sama memanen dan kami menghasilkan ekstrak dari minyak zaitun murni, ini mirip jenis tradisional. Kita bersama keluarga dan menikmati kebersamaan," ujarnya menjelaskan.

Bahan yang biasa digunakan Lino untuk memasak hidangan Sisilia di antaranya seperti boga bahari, sayur, tomat, lemon, pistcahio dan lain-lain. Ia pun menggambarkan hidangan Sisilia buatannya sangat indah dan memiliki aroma yang menggoda.

"Aku menyebutnya sunny island. Semuanya dihubungkan dengan matahari. Matahari adalah yang utama untuk sayur, buah, hidangan laut, segalanya. Ini sangat harum dan memiliki kekayaan rasa,” ucapnya.