Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 29 November 2017 | 12:33 WIB
  • Asal Muasal Kata 'Maknyus' Bondan Winarno

  • Oleh
    • Daurina Lestari
Asal Muasal Kata 'Maknyus' Bondan Winarno
Photo :
  • VIVAnews/Muhamad Solihin
Bondan Winarno di Kediamannya

VIVA – Tokoh kuliner Indonesia Bondan Winarno menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, pada hari ini Rabu, 29 November 2017. Diketahui, legenda kuliner ini meninggal akibat gagal jantung.

Kata 'Maknyus,' telah melekat pada sosok Bondan Winarno dan telah melambungkan nama. Kata itu selalu disebutnya dalam sebuah program kuliner saat sedang menyantap berbagai hidangan lezat.  

Lalu, dari mana asal kata ‘maknyus’?

Bondan menceritakan pertama kali ia mendengar kata Maknyus dari sosilog Umar Kayam. Ia suka makan bareng Umar Kayam dan Gunawan Muhammad. 

Setiap menemukan makanan yang enak, Pak Umar Kayam selalu bilang, “Ini maknyus, mantap.” 

"Waktu syuting di Wisata Kuliner, saya keceplosan bilang ‘maknyus’ dan ditayangkan. Ternyata, banyak yang suka jadi saya lanjutkan saja. Menurut kru, saya itu Mr one take oke, sekali ambil gambar sudah oke, tidak akan diulang lagi. Hahaha," katanya ketika diwawancarai VIVA, bulan Juni 2011. 

Maknyus pun menjadi populer. Banyak digunakan masyarakat untuk mengungkapkan kelezatan suatu makanan. Tapi apa kriteria suatu makanan enak hingga bisa disebut Maknyus. 

Bondan mengatakan yang paling penting adalah kesan pertama saat menyantap makanan tersebut. Ketika dirinya mengecap pertama kali makanan tersebut dan terasa enak, maka itu bisa disebut Makyus.  

"Waktu mencicip masakan di Jetis Imogiri, mangut lelenya memang yang terkenal, tapi menurut saya biasa saja. Ketika saya mencoba terancamnya ternyata enak, ada kecipir muda yang rasanya maknyus," ucapnya. 

"Jadi, kriterianya ya menurut lidah saya."