Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 2 Desember 2017 | 07:36 WIB
  • Sate Gurita, Kuliner Unik di Ujung Sumatera

  • Oleh
    • Dedy Priatmojo,
    • Dani Randi (Banda Aceh)
Sate Gurita, Kuliner Unik di Ujung Sumatera
Photo :
Sate Gurita, makanan khas Sabang

VIVA – Bagi pecinta kuliner, sajian sate kambing, sate ayam dan sate kerang adalah menu yang sudah sering dinikmati. Tapi bagimana dengan sate gurita? Makanan khas asal Kota Sabang, Aceh, ini menjadi menu yang paling dicari oleh wisatawan yang berkunjung ke pulau paling ujung Sumatera ini.

Rasanya juga tidak sah jika belum mencicipi sate gurita yang empuk. Sebagai daerah yang dikenal dengan pantainya yang eksotis, seafood memang menjadi primadona kuliner di kota Sabang.

Diantara berbagai jenis makanan laut itu, gurita yang diolah jadi sate merupakan salah satu kuliner yang paling unik dibandingkan daerah lain di Indonesia.

Apalagi menikmatinya persis di pinggir laut. Rasanya seakan menyatu dengan kondisi alam. Untuk menemukan sate Gurita ini cukup mudah. Banyak dijajakan di taman kuliner Sabang di sepanjang pantai Paradiso yang letaknya strategis di tengah kota Sabang.

Saat VIVA menjajal makanan khas Kota Sabang ini di warung Sate Pak Wen yang terletak di Kuta Bawah Barat, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, tepatnya di pinggir pantai Paradiso, tekstur daging gurita sedikit kenyal dan gurih.

Ditaburi bumbu kacang dan bumbu padang dengan ketupat/lontong. Bumbu padang ini sama seperti bumbu pada sate padang lainnya yang terdiri dari perpaduan cabai merah, kunyit, serta jintan yang dikentalkan dengan tepung beras dan sagu.

Bicara rasa, cukup lezat, manis, serta dagingnya lembut. Tanpa sadar, tusuk demi tusuk sate ini habis dinikmati. Tekstur daging yang sedikit kenyal dan gurih, membuat siapapun yang sudah pernah menikmati sate gurita ini bukan tak mungkin akan mencobanya lagi.

Rasanya yang beda dengan sate lainnya, membuat wisatawan merasa menemukan sensasi lain dari sate pada umumnya.

"Rasanya beda dengan sate lain. Dagingnya lembut dan agak mirip dengan sate usus ayam," kata Ferdian, salah seorang pengunjung sate Pak Wen, Jumat, 1 Desember 2017.

Salah seorang karyawan pada rumah makan Pak Wen menyebutkan, sate gurita ini salah satu yang dicari wisatawan yang berkunjung ke Sabang. "Kalau ada wisatawan, rata-rata pesannya ya sate gurita ini," sebut Dicki pada VIVA.

Meskipun rumah makan letaknya di pinggir pantai, rumah makan Pak Wen juga menyediakan sate ayam dan kambing.

Gurita yang dijadikan sate itu dipesan dari nelayan setempat. Di Sabang, kata dia, memang banyak terdapat gurita, meskipun pada musim tertentu sangat sulit mendapatkannya.

Untuk harga, satu porsi sate gurita ini cukup bersahabat, hanya Rp15 ribu, pengunjung sudah bisa merasakan kelezatan sate gurita ini.