Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Minggu, 3 Desember 2017 | 16:11 WIB
  • Menyantap Aneka Bola Daging di Festival Bakso Juara Bandung

  • Oleh
    • Tasya Paramitha,
    • Satria Permana
Menyantap Aneka Bola Daging di Festival Bakso Juara Bandung
Photo :
  • VIVA.co.id/Satria Permana
Bakso.

VIVA – Di kawasan Asia Afrika, Bandung, sedang digelar Festival Bakso Juara. Ajang ini sebenarnya sudah digelar sejak 1 Desember 2017 lalu, dan akan berakhir pada hari ini, Minggu, 3 Desember 2017.

Sesuai namanya, Festival Bakso Bandung menyajikan berbagai jenis bola daging yang diolah dengan segala macam kreasi. Bakso beranak jadi salah satu jagoan di Festival kali ini. Bakso Istighfar menjadi primadona dalam Festival Bakso Juara 2017 ini.

Ya, diperkenalkan oleh gerai Bakso Solo Condong Raos, menu ini memang sesuai namanya yang bikin istighfar. Porsinya sangat besar, untuk lima orang pun bisa. Dan, harganya sekitar Rp150 ribu.

Bukan cuma bakso istighfar yang menjadi primadona. Tapi, juga ada menu menarik lainnya seperti bakso kelapa, bakso iga rujak, hingga steak bakso.

Pada kesempatan kali ini, VIVA tertarik mencoba salah satu menu bernama Bakso Sumur, model mini dari Bakso Istighfar. Tapi, dibeli di gerai yang berbeda, yakni yang bernama Bakso Kekinian. Isinya adalah kikil, bakso dan ceker.

Rasanya, terbilang nikmat. Daging yang lembut dengan kuah gurih menjadi komposisi yang menarik. Rasa bumbu di kuahnya juga sangat kuat. Tambahan topping seperti kikil dan ceker, membuat lidah ini ingin terus bergoyang.

Diramaikan Parade Hantu

Festival Bakso Juara juga diramaikan dengan kehadiran para hantu di pinggir jalan Asia Afrika. Ya, para cosplayer yang biasa mangkal di kawasan ini, bak penyegar dalam ajang Festival Bakso Juara.

Para cosplayer tersebut memakai berbagai macam jubah hantu. Mulai dari hantu kepala tiga, kuntilanak, pocong, hingga mak lampir.

Interaksi antara pengunjung dengan hantu jadi-jadian ini juga unik. Hantu-hantu tersebut terbilang sangat komunikatif dan ramah dalam melayani para pengunjung.

Ada juga yang usil dengan mengerjai pengunjung, membuntuti mereka dan mengagetkannya.

Anak-anak banyak yang menangis karena melihat hantu di siang bolong. Tapi, banyak juga yang tertarik untuk mendekat dan berfoto bersama mereka. (ase)