Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 11 Oktober 2017 | 15:10 WIB
  • Didik Anak, Surya Saputra Ingin Seperti Orang Jawa

  • Oleh
    • Lutfi Dwi Puji Astuti,
    • Shintaloka Pradita Sicca
Didik Anak, Surya Saputra Ingin Seperti Orang Jawa
Photo :
  • VIVA.co.id/Diza Liane
Cynthia Lamusu dan Surya Saputra

VIVA.co.id – Surya Saputra mengaku kagum dengan budaya Jawa dalam mendidik anak, yang menanamkan rasa unggah-ungguh atau sopan santun terhadap orang tua.

Surya kemudian mengatakan bahwa dia dan istri, Cynthia Lamusu, sudah memikirkan cara untuk mendidik anak-anaknya sejak mereka lahir. Ia ingin menanamkan rasa saling menghormati kepada orang yang lebih tua pada anak-anaknya sejak dini.

"Menghormati harus buat saya, kalau ditakuti jangan, disegani perlu," ujar Surya saat ditemui di daerah Senopati Jakarta Selatan.

Lalu, ia menyebutkan contoh masalah yang kerap terjadi pada generasi muda saat ini. Seperti halnya, generasi saat ini, seringkali membantah ketika dilarang orangtua.

"Misalnya enggak boleh ini tapi sekadar nyuruh saja, terus mereka nyaut kenapa memangnya dengan nantang. Wah itu enggak benar buat saya," ungkapnya.

Menurutnya, orangtua yang menasihati memberikan batasan harus dapat menjelaskan dengan alasan yang tepat dan penyampaian yang baik, agar anak dapat berfikir.

"Saya berusaha memberi kasih sayang 100 persen kepada anak-anak, tapi juga memberikan border yang mereka bisa pahami," jelasnya.

Selain pendidikan, sopan santun dan jiwa sosial, yang terpenting sebagai dasar pendidikan yang ingin diberikan Surya dan Cynthia kepada buah hati mereka adalah pendidikan agama. "Habluminallah dan habluminannas juga harus terlibat. Harus balance keduanya," harapnya.

Sementara itu, yang menjadi catatan Surya dan istri adalah pendidikan TI yang semakin berkembang pesat mempengaruhi pergaulan sosial anak muda. Seperti penggunaan internet, dikatakan Surya memiliki sisi negatif dan positif.

Sehingga, ia bertekad untuk mendampingi anak-anaknya memahami penggunaan dan manfaat internet dengan baik dan benar. Caranya adalah lewat komunikasi dua arah.

"Kita enggak bisa setop mereka jangan lihat internet, yang kita lakukan itu komunikasi dua arah. Jangan sampai mereka buka internet untuk yang enggak seharusnya mereka lihat," ucapnya.