Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 14 Juli 2017 | 01:00 WIB
  • Misteri Hotel Paling Angker di Amerika

  • Oleh
    • Daurina Lestari,
    • Isra Berlian
Misteri Hotel Paling Angker di Amerika
Photo :
The Stanley Hotel, Colorado, Amerika Serikat

VIVA.co.id – Colorado tidak pernah kekurangan hotel yang unik. Di sini, banyak sekali hotel-hotel unik yang bisa ditemukan. Jika menginginkan hotel bersejarah, Anda bisa bermalam di The Stanley di Estes Park.

Hotel ini terletak di kaki Pegunungan Rocky, atau kira-kira berjarak satu setengah jam dari Denver. The Stanley memiliki gaya arsitektur Georgia, seperti dalam adegan dari film Wes Anderson.

The Stanley memiliki suasana menakjubkan sekaligus angker. Hotel ini menjadi inspirasi novel misteri Stephen King, 'The Shinning', sekaligus film horor Stanley Kubrick tahun 1980.

Hotel berusia lebih dari 100 tahun ini dinobatkan sebagai hotel paling angker di Amerika. Banyak cerita para tamu mengalami aktivitas paranomal di hotel ini. Bahkan, hotel ini menawarkan paket tur hantu di malam hari.

Cerita mistis itu muncul, ketika Stephen King, yang mendapat inspirasi untuk 'The Shining', dan istrinya mampir di The Stanley bersama anak laki-laki mereka pada akhir September 1974. Saat itu, hotel akan tutup karena musim dingin. Ternyata, mereka adalah satu-satunya tamu yang menginap di kamar manor nomor 140.

Kala itu, ia mendengar musik bergema di lorong. Selain itu, dirinya sempat bermimpi buruk tentang anak laki-lakinya, yang berusia tiga tahun, berjalan melewati koridor, menoleh ke belakang dari balik bahunya, mata terbuka lebar, dan menjerit.

Bagi banyak tamu yang datang untuk mencari aktivitas paranormal, pengalaman King mungkin adalah salah satu pertemuan yang kurang seram.  Ada rumor yang menyatakan bahwa Jim Carrey pernah tinggal di kamar 217.

Dikabarkan, hotel tersebut pernah digunakan sebagai tempat terciptanya karya fiksi "Dumb and Dumber". Jim sempat melakukan cek-in di hotel dan keluar hotel hanya tiga jam setelah itu. Dia terlihat kaget dan gemetar, lalu meminta untuk dipindahkan ke hotel yang lain.

Konon, di kamar 217 ada seorang hantu pengurus rumah tangga berkeliaran di kamar. Pada 1911, Elizabeth Wilson tidak mencium adanya kebocoran gas, saat menyalakan lilin, yang menyebabkan dirinya meledak bersama dengan perabotan hotel yang mewah. Sekarang, hantunya masih berkeliaran dan sering merapikan sepatu dan mengatur koper tamu.

Tur hantu malam Stanley akan membawa wisatawan berkeliling dari terowongan bawah tanah (sebuah pengalaman yang memang mengerikan, bahkan untuk orang yang skeptis) ke aula konser bersejarah. Tetapi, area yang paling "aktif dengan aktivitas paranormal" adalah lantai empat, yang menampung anak-anak dan pengasuh anak pada tahun 1900-an. (asp)