Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 14 Juli 2017 | 06:26 WIB
  • Restoran Halal di Yangon Jadi Favorit Orang Indonesia

  • Oleh
    • Tasya Paramitha,
    • Zahrotustianah
Restoran Halal di Yangon Jadi Favorit Orang Indonesia
Photo :
  • VIVA.co.id/Zahrotustianah
Restoran halal di Yangon, Myanmar.

VIVA.co.id – Mencari restoran halal di Myanmar masih tergolong sulit, tapi bukan berarti tak ada sama sekali. Mai Thai, salah satunya. Restoran yang menyajikan aneka masakan Thailand ini salah satu favorit warga Indonesia yang berkunjung ke negeri dengan sebutan Golden Land tersebut.

Letaknya yang dekat dengan pusat kota dan juga Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia di Yangon, Myanmar, menjadikan restoran ini rujukan utama bagi pelancong Tanah Air  untuk menuntaskan rasa lapar. Anda bisa menuju Shwe Gon Taing Street 5, Yangon untuk mencapai restoran tersebut. Restoran ini punya interior sederhana, mirip rumah warga biasa yang membuatnya terasa seperti di rumah sendiri.

Mai Thai menyajikan berbagai masakan bercita rasa khas Thailand  yang dinilai pas dengan lidah orang Indonesia. Anda bisa mencoba telur dadar tepung nan tebal yang bikin ketagihan. Ada juga sup khas Thailand yakni Tom Yam Seafood yang segar, tumis tauge, aneka sambal dan lain sebagainya.

Menurut perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Yangon, Yasfitha Febriany Murthias, Mai Thai memang kerap dikunjungi tamu dari Indonesia. Sebab, ini adalah restoran halal yang paling dekat dengan pusat kota dan menyajikan makanan yang sesuai dengan selera orang Indonesia.

"Restoran halal lain ada juga yang menyajikan makanan, tapi lebih ke India kayak kari," ujarnya di hadapan tim Kementerian Pariwisata RI di Yangon, Myanmar, Kamis, 13 Juli 2017.

Hidangan halal di Yangon, Myanmar.

Buah-buahan di restoran ini disajikan dengan es batu yang membuat rasanya semakin terasa yang segar. Bubur jagung dengan rasanya yang unik juga pas sebagai kudapan penutup di sini. 

Kunjungan Kementerian Pariwisata RI ke Yangon Myanmar sendiri untuk menggelar acara Indonesia Tourism Table Top yang akan mempertemukan puluhan sellers dan buyers wisata dari dua negara. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara ke Indonesia. (ren)