Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 14 Juli 2017 | 12:41 WIB
  • Destinasi Terbaik Asia versi Lonely Planet

  • Oleh
    • Daurina Lestari,
    • Isra Berlian
Destinasi Terbaik Asia versi Lonely Planet
Photo :
  • Rochimawati / VIVA.co.id
Batuan kars di Balbolol, Misool, Raja Ampat

VIVA.co.id – Lonely Planet, penerbit buku travel dunia, merilis sepuluh destinasi terbaik di Asia. Destinasi-destinasi populer di kalangan turis internasional ini  termasuk destinasi alam, kota kuno, dan bahkan "distrik lampu merah" Singapura.

Indonesia bisa berbangga karena Raja Ampat masuk dalam daftar sepuluh besar Lonely Planet. Kepulauan di Papua ini memang telah terkenal di seluruh dunia karena keindahan alam laut dan terumbu karangnya.

Berikut daftar lengkap 10 destinasi terbaik di Asia, seperti dilansir dari Asia One, Jumat 14 Juli 2017.

1. Gansu, China

Siapkanlah kamera Anda untuk foto terbaik di Geopark Nasional Danxia, sebuah gurun berwana-warni yang berfungsi ganda sebagai makanan penutup untuk mata wisatawan. Dengan penambahan layanan kereta api dan jalan raya yang ditingkatkan tahun ini, bepergian ke ibu kota provinsi Lanzhou dibuat jauh lebih mulus dan mudah.

2. Yokohama dan Kamakura, Jepang

Di bagian selatan Jepang, terdapat dua kota sibuk, yakni Yokohama dan Kamakura. Yokohama berlokasi di pinggir pantai yang berjarak 20 menit dari ibu kota jika menaiki kereta. Di sini wisatawan dapat menantikan proyek seni kontemporer yang berlangsung mulai 4 Agustus hingga 5 November tahun ini.

Selain itu, Kamakura menawarkan beberapa tempat santai dengan kafe dan restorannya di tengah-tengah tempat selancar yang populer. Jika wisatawan memiliki lebih banyak waktu luang, wisatawan dapat melakukan perjalanan ke kuil dan tempat suci yang terhormat di perbukitan hijau di sekitar kota.

3. Kerala Utara, India

Menandai tahun 70 tahun kemerdekaan India, sebuah bandara internasional baru Kannur telah buka, dan akan menjadi yang terbesar di Kerala. Pantai bersih dan suaka margasatwa di wilayah ini akan membuat petualang wisatawan terasa lebih hidup.

4. Keong Saik Road, Singapura

Tempat ini merupakan "distrik lampu merah"  Singapura dengan ruko kusam dan rumah bordil. Namun citra telah berubah karena Keong Saik Road kini menjadi jalan indah dengan gedung-gedung warisan budaya, dengan beberapa hotel butik, galeri seni, dan restoran-restoran. Tempat ini memberi pandangan berbeda kepada turis tentang Singapura yang bukan hanya gedung pencakar langit dan Marina Bay Sands.

5. Astana, Kazakhstan

Kota minyak ini memiliki tenda terbesar di dunia dan piramida kaca patri yang bertujuan untuk mengubah Astana menjadi kawasan futuristik, seperti yang diharapkan oleh Presiden Nazarbayev. Warga negara dari 45 negara (termasuk negara-negara Uni Eropa, Amerika Serikat, Kanada, dan Australia) sekarang dapat mengunjungi Kazakhstan tanpa visa mulai 2017.

6. Takayama, Jepang

Terkenal dengan Festival Takayama,  yakni Sebuah festival yang mengajak wisatawan kembali ke tahun 1600-an untuk merayakan musim semi dan musim gugur dengan parade yang menampilkan hiasan, pelampung berlapis emas dan pertunjukan boneka yang akan membuat mata berkilau

7. Xi'an, China

Di sini Anda bisa bersepeda di sepanjang tembok kota Dinasti Ming yang bersejarah. Tempat ini menjadi rumah para tentara Terracotta Warriors, yang merupakan situs warisan dunia UNESCO.

8. Negeri Bukit Sri Lanka

Tempat ini menjadi tempat yang tepat untuk melarikan diri dari kebisingan kota. Dengan pemandangan perkebunan teh saat Anda menghidupkan kembali masa kolonial Kerajaan Inggris di hotel-hotel megah dan kamar teh nostalgia. Pasti ada kedamaian dan ketenangan untuk dinikmati di sini.

9. Kota Melaka, Malaysia

Kota ini dinobatkan sebagai warisan dunia oleh UNESCO. Kota ini merupakan kota tertua di Malaysia dan pusat peradaban Melayu pada abad ke-15 dan ke-16.

10. Raja Ampat, Indonesia

Kawasan ini tak diragukan lagi dengan keindahan pulau-pulau dan keindahan taman lautnya.  Raja Ampat menawarkan pantai berpasir putih, hutan yang rimbun, dan lebih dari 200 tempat menyelam. Tidak heran jika itu bernama "raja".