Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 14 Juli 2017 | 18:33 WIB
  • Direct Flight ke Batam Strategi Jitu Gaet Turis China

  • Oleh
    • Daurina Lestari,
    • Isra Berlian
Direct Flight ke Batam Strategi Jitu Gaet Turis China
Photo :
  • FOTO: Agustinus Hari/VIVA.co.id
Turis asal China serbu Manado rayakan Cap Go Meh.

VIVA.co.id – Menteri Pariwisata, Arief Yahya, memuji strategi bisnis maskapai penerbangan Lion Air yang membuka jalur penerbangan langsung dari Changsa China ke Batam. Hal itu mengingat China memiliki potensi 120 juta jiwa wisatawan.

Seperti diketahui, Kamis kemarin, 13 Juli 2017, maskapai Penerbangan Lion Air berhasil mendaratkan sebanyak 212 turis China di Bandara International Hang Nadim Batam. 

"Tepat sekali bila membuka direct flight ke secondary city ini. Turis China itu besar sekali. Angka (wisatawan) outbond-nya menembus lebih dari 120 juta per tahun,” katanya di Jakarta, Jumat 14 Juli 2017.

Meski demikian jumlah turis China yang berwisata ke Indonesia hanya 1,2 juta atau hanya sekitar satu persen. Karena itu, pemerintah menargetkan jumlah kunjungan pelancong China ke Indonesia dapat meningkat menjadi dua juta orang.

"Target kenaikan itu sudah realistis. Selain memaksimalkan promosi, pihaknya berharap makin banyak penerbangan nonstop China-Indonesia baik penerbangan reguler maupun penerbangan tak berjadwal," kata Arief.

Pihaknya meminta maskapai nasional untuk benar-benar memanfaatkan jalur penerbangan langsung dari China. "Itu sudah pasti efektif dan efisien, karena pasar Tiongkok sangat besar," tuturnya.

China memang saat ini merupakan pasar utama pariwisata Indonesia. Pemerintah menargetkan dua juta wisatawan setiap tahun, dengan pertumbuhan 11,39 persen dan pendapatan devisa US$2,1 juta atau 15,99 persen dari total devisa yang diterima dari sektor pariwisata. (ase)