Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 8 Agustus 2017 | 17:43 WIB
  • Bebas Visa Kunjungan, Seberapa Efektif Dongkrak Wisman?

  • Oleh
    • Maya Sofia,
    • Isra Berlian
Bebas Visa Kunjungan, Seberapa Efektif Dongkrak Wisman?
Photo :
  • ANTARA/Adi Lazuardi
Turis menikmati pemandangan laut di kawasan perairan sekitar pulau Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Rabu (26/4).

VIVA.co.id – Menteri Pariwisata Arief Yahya memiliki strategi khusus guna mendongkrak jumlah wisatawan ke Indonesia. Seperti diketahui, pemerintah menargetkan jumlah wisatawan pada tahun 2017 sebesar 15 juta atau naik sebesar 25 persen dari tahun lalu.

Salah satu strategi khusus itu, ujar Arief, adalah lewat deregulasi, seperti yang dilakukan oleh Jepang. Deregulasi yang dimaksud antara lain menerapkan bebas visa kunjungan. Strategi ini, dianggap ampuh menggenjot jumlah wisatawan di Negeri Sakura hingga 100 persen dari tahun 2011 ke 2013.

Sementara itu, diakui Arief, wisata Indonesia terkendala deregulasi yang buruk. “Oleh karena itu saya melakukan beberapa deregulasi seperti melakukan bebas visa kunjungan, atau free visa yang menyebabkan pertumbuhan jumlah wisatawan ke Indonesia naik 20 persen,” ujarnya saat ditemui dalam acara ASEANTA BOARDS di Gedung Sapta Pesona Jakarta, Selasa, 8 Agustus 2017.

Deregulasi lainnya yang sudah diterapkan adalah terkait perizinan kapal yacht yang ingin bersandar ke Indonesia. Jika sebelumnya harus menunggu tiga hari, kini waktu perizinan dipangkas hanya menjadi setengah jam.

Selain berkaca pada Jepang, Indonesia juga mencontoh upaya Vietnam dalam melakukan deregulasi besar-besaran industri pariwisatanya. Pariwisata Vietnam diketahui naik sebesar 24 persen setelah menerapkan kebijakan tersebut.

Menpar dalam acara ASEANTA BOARDS

Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam acara ASEANTA BOARDS di Gedung Sapta Pesona Jakarta, Selasa, 8 Agustus 2017. Foto: VIVA.co.id/Isra Berlian

“Deregulasi paling penting. Itu 50 persen keberhasilan pariwisata ada di deregulasi. Mempermudah orang datang ke indonesia, mempermudah orang investasi di Indonesia,” ucap Arief.

Menurut dia, strategi lainnya dalam mendongkrak jumlah wisatawan adalah dengan menggunakan digital tourism dan membangun air connectivity.

Sebelumnya, Deputi Bidang Pemasaran Mancanegara, I Gde Pitana, juga menyebut, deregulasi yang dilakukan oleh Indonesia, seperti menerapkan bebas visa kunjungan mampu meningkatkan jumlah pertumbuhan wisatawan, salah satunya dari China.
 
“Kenaikan China dari Januari-Juni tahun ini hampir satu juta kunjungan atau lebih tepatnya 996.754 wisman asal China yang datang ke Indonesia. Ini lebih tinggi dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya mencapai 800 ribuan wisatawan,” katanya saat ditemui di Bandara Soetta, Senin, 7 Agustus 2017. (one)