Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 12 September 2017 | 17:15 WIB
  • Wisata Air Terjun dan Budaya Asli Dayak di Loksado

  • Oleh
    • Daurina Lestari,
    • Isra Berlian
Wisata Air Terjun dan Budaya Asli Dayak di Loksado
Photo :
  • Istimewa
Loksado di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan

VIVA.co.id – Pariwisata di Indonesia, sudah tidak diragukan lagi keindahannya alam dan budayanya. Beragam budaya Indonesia menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan asing.

Salah satu destinasi wisata budaya di Indonesia bagian timur adalah Loksado, sebuah kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. Loksado menjadi rumah bagi budaya asli Dayak.

Dilansir dari situs resmi pariwisata Indonesia, Selasa 12 September 2017, budaya Dayak asli masih terawat dengan baik di sini. Salah satunya adalah suku Dayak Meratus asli yang menempati 43 rumah tradisional Balai di desa ini. Balai adalah rumah kayu tradisional dengan puluhan kamar berukuran 3x4 meter, dan ditempati oleh puluhan keluarga.

Karena tinggal dekat alam, suku dayak di sini masih mempertahankan adat istiadat kebiasaan mereka. Salah satunya adalah mempraktikkan sebuah ritual pertanian yang disebut ritual Aruh Ganal.

Loksado juga memiliki keindahan alam yang menakjubkan. Pegunungan Meratus dipenuhi dengan pemandangan pohon rimbun, dihiasi dengan banyak air terjun yang menakjubkan.

Diantaranya adalah Air Terjun Haratai, Air Terjun Riam Hanai, Air Terjun Kilat Api, Air Terjun Rampah Menjangan, Air Terjun Anggar Pemandian Anggang, dan Air Terjun Tinggiran Hayam. Selain itu, di tempat ini Anda dapat menikmati sensasi berendam di kolam air panas Tanuhi.

Ada pula, sungai Amandit yang membentang dengan pemandangan asri di sepanjang kawasan ini. Sungai ini pun memiliki air jenih lengkap dengan jembatan tradisional unik menghadap ke perbukitan hijau Meratus. Ini tentu saja merupakan pemandangan yang jarang ditemukan di tempat lain.

Untuk melengkapi semuanya, Anda harus menikmati pemandangan yang indah dan sensasi luar biasa dari rakit bambu di sungai. Untuk dapat mencapai lokasi ini, Anda hanya bisa mengaksesnya dengan menggunakan kendaraan roda empat dari  Banjarmasin ke Loksado selama empat jam.