Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 6 Oktober 2017 | 14:40 WIB
  • Tour de Borobudur 2017 Eksplorasi Alam Jawa Tengah

  • Oleh
    • Daurina Lestari,
    • Dwi Royanto (Semarang)
Tour de Borobudur 2017 Eksplorasi Alam Jawa Tengah
Photo :
  • VIVA.co.id/Dwi Royanto
Launching acara Tour de Borobudur 2017

VIVA.co.id – Event olahraga sepeda akbar Tanah Air, yakni BTN Tour de Borobudur kembali digelar. Tahun ini sejumlah rute bersepeda sengaja dibuat untuk mengeksplorasi keindahan alam di pelosok Jawa Tengah.

BTN-Tour De Borobudur XVII ini akan digelar pada 11-12 November 2017 mendatang. Kegiatan touring sepeda ini dimotori oleh Klub Semarang Bicycle Association bersama Bank Tabungan Negara.

Ketua Panitia BTN-Tour De Borobudur, Santo mengatakan, event tahunan Tour De Borobudur memang selalu berbeda dari tahun ke tahun. Kali ini panitia memilih tema "Membelah Keindahan Alam Jawa Tengah".

"Tujuan tema kami tersebut adalah eksplorasi keindahan alam Jawa Tengah yang jarang kita temui. Nanti, para peserta boleh membuktikannya," kata Santo, saat peluncuran acara di Kota Semarang, Jumat 6 Oktober 2017.
 
Berangkat dari tema itu, maka rute sekaligus jalur yang dilalui para peserta akan berbeda. Mulai Kota Semarang, Kendal, Ungaran Kabupaten Semarang, Ambarawa, Temanggung, dan Kabupaten Magelang. Sejumlah jalur itu, memang dikenal memiliki wisata alam indah berikut flora dan fauna yang khas.

Di Kota Semarang contohnya. Kawasan Waduk Jatibarang di daerah Goa Kreo kini masih banyak dihuni oleh kera-kera, yang memiliki legenda dengan Sunan Kalijaga. Lalu, daerah Limbangan Kendal, yang masih banyak ditemui sejumlah burung Elang Jawa.

Santo menyebut, tour ini terbagi dalam tiga kategori yakni kategori 200 kilometer (KM), 100 KM serta VVIP. Khusus untuk kategori 200 KM lebih khusus akan mengeksplore banyak tanjakan di pegunungan.
 
Secara rinci, khusus kategori 200 KM para peserta akan start dari Kantor Gubernuran Jalan Pahlawan Semarang, melewati jalur tengah, yakni melewati Jalur Gunungpati Semarang-Limbangan Kendal-Sumowono, Kabupaten Semarang, Temanggung hingga Magelang.

Khusus kategori 100 KM para peserta akan mengambil start dari Mako Brimob Banyumanik, melewati jalur Semarang-Lingkar Ambarawa-Banyubiru, hingga ke Kabupaten Magelang.

Menariknya, Tour de Borobudur juga diikuti antusias peserta asal luar negeri. "Total ada 20 peserta diantaranya berasal dari luar negeri, seperti Jepang, Singapura, Australia, bahkan Jerman," katanya.

Launching acara Tour de Borobudur 2017

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyambut baik kembali digelarnya Tour de Borobudur 2017. Pria yang memang memiliki hobi bersepeda itu, bahkan siap ikut untuk kategori 200 KM. Pada tahun lalu, Ganjar ikut sejauh 275 KM selama dua hari penuh.
 
"Bersepeda itu merupakan hal yang banyak manfaat. Apalagi ini juga untuk mengenalkan keindahan alam luar biasa Jawa Tengah, yang juga diikuti peserta dari luar (negeri)," kata Ganjar.
 
Direktur Utama  Bank BTN, Maryono menambahkan, selain untuk kembali mempromosikan wisata Jawa Tengah, Tour de Borobudur tahun ini juga mengambil rute kawasan wisata yang lebih banyak di jalur desa.

Pendaftaran Tour de Borobudur 2017 sendiri, panitia masih dibuka hingga pertengahan Oktober untuk dua kategori. Sejumlah hadiah menarik disiapkan. Salah satunya grand prize satu unit rumah dengan keseluruhan hadiah total senilai Rp200 juta. (asp)