Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 16 Oktober 2017 | 14:46 WIB
  • Gratis, Bus Wisata Semarang Laris Manis

  • Oleh
    • Daurina Lestari,
    • Dwi Royanto (Semarang)
Gratis, Bus Wisata Semarang Laris Manis
Photo :
  • VIVA.co.id/Dwi Royanto
Bus wisata Kota Semarang

VIVA.co.id – Keberadaan bus tingkat gratis di Kota Semarang, Jawa Tengah, mendapatkan respons positif dari wisatawan. Tak hanya warga Semarang, wisatawan dari luar daerah juga antusias menjajal bus tingkat yang diluncurkan perdana pada 2 Oktober 2017 lalu tersebut.

Antrean panjang terjadi pada tiap akhir pekan. Seperti yang terjadi pada Sabtu-Minggu, 14-15 Oktober 2017, ribuan wisatawan tampak berjubel memenuhi kawasan Museum Mandala Bhakti, Semarang, tempat bus tingkat berada. Mereka rela mengantre demi mendapat kesempatan berkeliling kawasan wisata Kota Semarang menggunakan bus bernama "Si Kenang" tersebut.

Data dari pengelola bus tingkat Pemerintahan Kota Semarang menunjukkan, sejak meluncur selama dua pekan ini tak kurang dari 2.940 wisatawan menggunakan bus wisata tingkat ikon kota Semarang tersebut.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, menyebut respons besar masyarakat untuk berkeliling ke sejumlah wisata di daerahnya menunjukkan bahwa Kota Semarang saat ini telah menjadi daya tarik pariwisata di Jawa Tengah, bahkan Indonesia.

"Sebagai kota industri, perdagangan dan jasa, saat ini kegiatan di Kota Semarang sudah bergeser dari industri manufaktur ke industri pariwisata. Setelah sebelumnya juga bergeser dari industri pertanian ke industri manufaktur," kata Hendrar, Senin, 16 Oktober 2017.

Bus wisata Kota Semarang

Pergeseran ke industri pariwisata, lanjut dia, dibuktikan dari jumlah hotel dan restoran yang meningkat tajam di kotanya. Pada tahun 2011 lalu jumlah hotel di Semarang hanya 110, namun kini jumlahnya mencapai 301 hotel.

Begitu juga dengan jumlah kafe dan restoran, yang pada 2011 lalu hanya berjumlah 463 restoran. Saat ini sudah meningkat tajam menjadi 825 tempat.

"Maka dari itu arah pembangunan pariwisata kita saat ini sudah tidak lagi bicara tentang objek wisatanya saja, tetapi sudah meningkat pembahasannya ke kawasan wisatanya," tutur dia.

Setelah sebelumnya menata kawasan kampung kumuh jadi Kampung Pelangi, kota Semarang kini tengah berupaya membangun kelurahan Kandri di Kecamatan Gunungpati menjadi desa wisata bertaraf internasional. Di mana kawasan itu terdapat destinasi Goa Kreo yang menjadi salah satu destinasi favorit di kota Semarang.

"Nah Desa Kandri ini sebagai daya tarik yang menarik, maka kita dorong terus-menerus untuk jadi desa wisata internasional," katanya. (one)