Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 27 Oktober 2017 | 13:56 WIB
  • Geser Jerman, Paspor Singapura Terkuat di Dunia

  • Oleh
    • Daurina Lestari,
    • Isra Berlian
Geser Jerman, Paspor Singapura Terkuat di Dunia
Photo :
  • flickr - slack12
Kota Singapura

VIVA – Baru-baru ini situs Passport Index mengeluarkan daftar rangking paspor paling kuat di dunia. Passport Index menyebut passpor Singapura sebagai paspor paling kuat di dunia.

Dilansir Independent, Jumat 27 Oktober 2017, disebutkan warga Singapura dapat melakukan perjalanan ke 159 negara tanpa visa atau dengan mendapatkan visa pada saat kedatangan (visa on arrival).

Singapura berhasil melangkahi Jerman, yang selama bertahun-tahun selalu menduduki posisi pertama sebagai paspor terkuat di dunia.  Jerman kini berada di posisi kedua, dengan warganya bisa mengunjungi 158 negara tanpa mendapatkan visa terlebih dahulu atau dengan mengurus visa on arrival.

Sementara Swedia dan Korea Selatan berbagi posisi di tempat ketiga dengan dapat melakukan perjalanan ke-157 negara tanpa visa atau dengan mengurus visa on arrival.

Inggris berada di tempat keempat bersama Denmark, Finlandia, Italia, Prancis, Spanyol, Norwegia, dan Jepang dengan dapat melakukan perjalanan ke 156 negara tanpa visa atau dengan mengurus visa on arrival.

Amerika berada di posisi enam bersama dengan Kanada, Irlandia dan Malaysia. Mereka dapat melakukan perjalanan ke-154 negara tanpa visa atau dengan mengurus visa on arrival.

Dalam laporan tersebut terungkao kegunaan paspor Amerika Serikat menurun semenjak kebijakan Presiden AS, Donald Trump, yang memengaruhi kekuatan paspor Amerika.

Indonesia sendiri berada di urutan 64 bersama Zambia, Tunisia, dan Cape Verde. Para pemegang paspor Indonesia dapat mengunjungi 63 negara tanpa visa atau dengan mengurus visa on arrival.

Sementara beberapa negara dengan kekuatan paspor terendah antara lain Afghanistan, dengan hanya 22 negara yang mengizinkan akses bebas visa bagi warganya. Diikuti dengan Irak dengan 26 negara, dan Suriah dengan 29 negara.