Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 30 Oktober 2017 | 17:07 WIB
  • Perpustakaan Jalanan Ini Bikin Pejalan Kaki Berhenti

  • Oleh
    • Daurina Lestari,
    • Isra Berlian
Perpustakaan Jalanan Ini Bikin Pejalan Kaki Berhenti
Photo :
  • Facebook Rapana
Perpustakaan jalanan di Varna, Bulgaria

VIVA – Perpustakaan menjadi salah satu 'surga' bagi para pencinta buku. Di tempat ini lah mereka dapat memuaskan dahaga akan bacaan favoritnya. Tempat ini pun didesain senyaman mungkin untuk membuat para pengunjungnya betah.

Jika berbicara perpustakaan sudah sangat umum menemukan tempat ini di dalam gedung dengan hawa yang sejuk. Atau tak jarang, terdapat perpustakaan keliling yang menggunakan mobil. Namun, berbeda di Varna, Bulgaria, pihak pemerintah di sana telah melakukan inovasi dengan menghadirkan sebuah perpustakaan di pinggir jalan.

Dilansir dari laman Boredpanda, Senin 30 Oktober 2017,  tim arsitektur dan desainer, Yuzdzhan Turgaev, Boyan Simeonov, Ibrim Asanov dan Mariya Aleksieva, membangun perpustakaan ini bukan tanpa sebab.

Keempatnya melihat menurunnya minat baca buku secara langsung, karena sekarang hampir seluruh kegiatan saat ini berbasis digital. Mereka pun memutuskan untuk melakukan apa yang bisa mereka lakukan untuk memecahkan permasalahan ini dengan membangun perpustakaan ini.

Rapana, nama perpustakaan tersebut, memiliki konsep perpustakaan terbuka untuk umum. Tempat ini pun memberikan kemudahan akses bagi para pembacanya terlebih dengan adanya ruangan duduk dan panggung kecil untuk para musisi jalanan dan sebuah lounge. Perpustakaan ini dibangun memanfaatkan 240 potongan kayu dan dapat menampung 1.500 buku.

Selain berada di pinggir jalan, yang membuat unik tempat ini dari lainnya adalah bentuk perpustakaannya yang unik menyerupai cangkang siput. Ternyata ada arti dibalik bentuk konsep bangunan ini.

Ini tak lain karena Vena yang merupakan sebuah kota yang terletak di tepi pantai dan sering disebut "Ibu Kota Laut Bulgaria'. Desainnya pun terinspirasi dari alam dan bentuknya yang alami. Untuk instalasinya Yuzdzhan dan kawan-kawan memilih untuk mempertimbangkan aspek terpenting dari identitas kota, dan nilainya bagi warga Varna.