Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 31 Oktober 2017 | 14:02 WIB
  • Hati-hati Datang ke Desa Ini, Dihantui Suara Tangisan

  • Oleh
    • Lutfi Dwi Puji Astuti,
    • Isra Berlian
Hati-hati Datang ke Desa Ini, Dihantui Suara Tangisan
Photo :
  • listverse.com
Desa Lawer, di Skotlandia

VIVA – Umumnya saat berkunjung ke desa, suasana tenang dan hamparan sawah hijau juga gunung dan bukit terlihat membentang menyejukkan mata. Namun, apa jadinya, jika desa yang dikunjungi justru terasa mencekam dan membuat bulu kuduk merinding?

Di sejumlah negara, ada desa yang terkenal sangat menakutkan. Dilansir aman Listverse, berikut lima desa di dunia yang terkenal dengan cerita super seramnya.

1. Desa Oradour-Sur-Glane, di Prancis

Pada 10 Juni 1944, tentara Jerman menyerang desa Oradour-sur-Glane di Prancis. Mereka kemudian memisahkan pria dari wanita dan anak-anak.  Setelahnya, para tentara itu menembak sebagian besar pria di bagian kakinya dan kemudian membakarnya. Hanya lima orang yang berhasil lolos dari pembantaian tersebut.

Ketika sebuah bom gas gagal meledak, tentara tersebut menembak para wanita dan anak-anak dengan senapan mesin dan granat. Beberapa dari mereka juga dibakar sampai mati. Setelah itu, mereka membakar hampir semua rumah di desa hingga rata dengan tanah.

Sebuah desa baru dengan nama yang sama didirikan di dekat kota yang hancur pada tahun 1958. Namun, warga menolak untuk meletakkan kaki mereka di dekat reruntuhan desa tua. Ini tak lain karena, mereka mengaku melihat roh, wanita, dan anak-anak berkeliaran di reruntuhan pada malam hari dan juga mencium bau daging dan kayu yang terbakar yang berasal dari desa itu.

2. Desa Voltri, di Italia

Di desa kecil Voltri di Liguria terdapat sebuah rumah yang tampak tak menyenangkan. Rumah yang berlokasi di sebelah jalan yang berkelok-kelok itu diberi nama Ca'delle Anime. Dahulunya rumah ini adalah sebuah penginapan yang dimiliki oleh keluarga yang menderita masalah mental.

Keluarga itu diketahui akan menjatuhkan perabotan berat pada tamu mereka yang sedang tidur. Sehingga mereka meninggal karena hancur hingga tercekik.

Mereka kemudian mencuri uang tamu yang telah meninggal dan barang-barang lainnya sebelum akhirnya mayat mereka dikubur di sebuah kuburan massal yang telah mereka bangun.

Dikatakan bahwa roh para korban gelisah, karena mereka tidak dapat meninggalkan rumah tempat mereka dibunuh. Mereka pun sering terlihat di aula dan ruangan di rumah yang mengerikan itu, memindahkan perabotan dan menjatuhkan peralatan masak agar diketahui keberadaannya.

3. Desa Belchite, di Spanyol

Lebih dari dua minggu pada tahun 1937, ribuan orang, termasuk wanita dan anak-anak, terbunuh di desa Belchite selama Perang Saudara Spanyol. Pasokan air ke kota dimatikan, dan ribuan orang mati kelaparan atau tertembak dari peluru yang ditembakkan dari perbukitan di sekitarnya.

Mayat dibakar di alun-alun kota, dan yang lainnya disegel di bawah tanah. Hingga kini, tangisan seorang anak yang sedih terkadang terdengar saat senja, meratap di sepanjang jalan sepi Belchite.

Anak itu menangis dan memanggil ibunya, karena dahulu, baik anak dan ibu hilang selama perang. Tak jarang, petani di daerah tersebut mendengar suara lain yang tidak dapat dijelaskan yang bergema dari desa pada malam hari.

Tempat itu sekarang telah menjadi salah satu lokasi set film, meski ada kejadian yang menghantui selama proses syuting.

4. Desa Lawer, di Skotlandia

Meski hanya reruntuhan yang tersisa dari desa Lawers di Skotlandia, situs tersebut telah disiapkan untuk dijual. Namun, tawaran tersebut disertai peringatan: Desa tersebut diduga dikutuk oleh Lady of Lawers.

Lady, adalah seorang peramal dari abad ke-17, yang dilaporkan mengutuk pohon abu. Dia juga dikuburkan di samping pohon itu setelah kematiannya. Seorang petani bernama John Campbell memotong pohon yang dikutuk pada tahun 1895 dan ditanduk oleh bantengnya sendiri setelah aksinya itu.

Dia pun meninggal karena luka-lukanya, dan seorang tetangga yang mencoba membantunya kemudian menjadi gila dan dibawa ke rumah sakit jiwa. Seekor kuda yang digunakan untuk menyeret pohon itu juga mati tanpa sebab yang jelas.

Penampakan hantu wanita terus berlanjut di lokasi, dan banyak pengunjung yakin bahwa Lady sendiri yang menghantui reruntuhan itu.

5. Desa Prince Albert, di Afrika Selatan

Desa kecil bernama Prince Albert, yang terletak di Karoo di Afrika Selatan. Beberapa hantu telah terakumulasi di sini, tapi anehnya, mereka semua tampak ramah.

Desa ini menawarkan jalan setapak terpandu yang mengenalkan wisatawan kepada hantu seorang pengantin muda yang kehilangan nyawanya pada malam sebelum hari pernikahannya.

Kini hantu itu sering bergentayangan di museum lokal namun dikatakan memiliki semangat yang baik meskipun nasibnya tragis.

Lalu ada seorang gadis muda di pakaian malam yang melompat-lompat di tempat tidur di Rumah Mearns, tempat seorang dokter perang yang bernama Dr. Mearns. Ada juga orang tua yang menghantui rumah lokal dan melambaikan tangan kepada setiap wanita yang lewat.